Kami melihat banyak kapal di sini dan ada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga, sehingga integrasi KNMP dan TPI berpotensi mendukung aktivitas perikanan tangkap di kawasan Puger. Ribuan kapal nelayan juga membutuhkan fasilitas pendukung kegiatan melaut

Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono meminta pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Jember, Jawa Timur dipercepat, sehingga bisa rampung pada akhir November 2026.

"Saya minta dipercepat pembangunannya KNMP di Jember. Saya ingin mengecek apakah ada masalah dalam proyek pembangunan itu," kata Menteri KKP saat meninjau Kampung Nelayan di Kabupaten Jember.

Tiga lokasi kampung nelayan yang dikunjungi yakni Pantai Paseban di Kecamatan Kencong; Pantai Cemoro Sewu di Kecamatan Puger; serta Pantai Payangan di Kecamatan Ambulu.

KNMP Paseban merupakan salah satu lokasi penyangga dalam program pembangunan 1.269 KNMP yang dilaksanakan tahun ini, sehingga pihaknya meminta para pengawas dan pihak terkait untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, dengan tetap memperhatikan kualitas dan ketepatan pelaksanaannya.

Menurut dia, pembangunan KNMP di Kabupaten Jember ditargetkan tuntas pada akhir November 2026, sehingga bisa segera beroperasi pada Juni 2027 dengan sejumlah fasilitas dan sarana pendukung yang disediakan di sana.

"Kami melihat banyak kapal di sini dan ada Tempat Pelelangan Ikan (TPI) juga, sehingga integrasi KNMP dan TPI berpotensi mendukung aktivitas perikanan tangkap di kawasan Puger. Ribuan kapal nelayan juga membutuhkan fasilitas pendukung kegiatan melaut," tuturnya.

Ia berharap keberadaan KNMP dan TPI nantinya dapat saling terhubung sehingga mendukung kebutuhan nelayan, mulai dari aktivitas pendaratan ikan hingga penanganan hasil tangkapan untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan.

"Beberapa sarana dan prasana yang disediakan untuk mendukung aktivitas melaut seperti pabrik es, cold storage, bengkel kapal, shelter, air bersih, kios perbekalan, tempat pendaratan ikan, dan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) untuk memudahkan pasokan BBM kapal nelayan," katanya.

Secara nasional, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan penyelesaian 1.269 unit KNMP pada 2026 dan pada 2025 telah rampung sebanyak 100 unit, sehingga total terdapat 1.369 unit KNMP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

"Bagi saya, pembangunan KNMP bukan sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi juga bagaimana menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat pesisir. Infrastruktur yang dibangun harus mampu mendukung aktivitas nelayan, meningkatkan produktivitas, serta mendorong kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Pemerintah berharap Kampung Nelayan Merah Puth benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat pesisir dan membawa manfaat berkelanjutan bagi para nelayan.

Sementara Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam kepada Menteri KKP atas perhatian nyata yang diberikan kepada para nelayan di Kabupaten Jember.

"Saya berharap dengan sinergi erat antara pemerintah pusat di bawah kementerian terkait dan jajaran pemerintah daerah mampu mendongkrak produktivitas sektor kelautan, menekan angka kemiskinan pesisir, serta mewujudkan kesejahteraan nyata bagi para nelayan tradisional di Kabupaten Jember," katanya.

Baca juga: Menteri KKP tekankan kedaulatan ekologi dalam pengelolaan laut

Baca juga: Menteri KKP sebut KNMP dapat tingkatkan kualitas dan produksi nelayan

Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Zumrotun Solichah

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira