Badung, Bali (ANTARA) - Kementerian Pariwisata mencatat 354 kegiatan atau gelaran pariwisata selama dua tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih, menghasilkan perputaran ekonomi senilai Rp45,9 triliun yang menunjukkan besarnya potensi kegiatan pariwisata dalam menggerakkan perekonomian daerah.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan capaian tersebut berasal dari berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku seni, komunitas, tenaga kerja, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

“Kementerian Pariwisata mendukung selama dua tahun ini sebanyak 377 event, dan dari 354 event yang dikaji, perputaran ekonomi yang dicapai adalah Rp45,9 triliun,” kata Widiyanti saat pelepasan lulusan Wisuda Ke-32 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) di Kabupaten Badung, Bali, Kamis.

Menurut dia, penyelenggaraan acara pariwisata tidak hanya berfungsi sebagai daya tarik bagi wisatawan, tetapi juga menciptakan aktivitas ekonomi yang menjangkau berbagai sektor pendukung, mulai dari transportasi, akomodasi, kuliner, hingga ekonomi kreatif.

Kegiatan tersebut turut membuka ruang bagi masyarakat lokal untuk berpartisipasi melalui penyediaan jasa, produk kerajinan, pertunjukan seni, dan berbagai kebutuhan penyelenggaraan acara.

Widiyanti menilai keterlibatan pelaku usaha lokal menjadi salah satu aspek penting agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan acara dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di sekitar destinasi.

“Pertumbuhan ekonomi, investasi pariwisata yang bertumbuh, dan membuka lapangan pekerjaan,” ujarnya, saat memaparkan perkembangan sektor pariwisata nasional dalam dua tahun terakhir.

Ia menambahkan, penyelenggaraan acara pariwisata dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah kepada pengunjung, sekaligus memperkuat daya tarik destinasi Indonesia di tengah persaingan global.

Karena itu, pengembangan kegiatan pariwisata perlu didukung sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam pengelolaan acara, pelayanan wisatawan, serta pengembangan produk dan pengalaman wisata.

Widiyanti berharap para lulusan Poltekpar Bali dapat mengambil bagian dalam perkembangan industri tersebut melalui inovasi dan profesionalisme, sehingga penyelenggaraan acara pariwisata mampu memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Berbagai capaian yang disampaikan hari ini memberikan satu pesan penting: saudara memasuki sektor dengan peluang luar biasa untuk berkarya, berinovasi, dan membawa Indonesia semakin dikenal dunia,” kata Widiyanti.

Baca juga: MotoGP diharapkan jadi etalase pariwisata dan ekonomi kreatif NTB

Baca juga: Menteri Pariwisata menilai konser YE bisa mendatangkan manfaat ekonomi

Baca juga: Kemenpar siapkan sejumlah strategi tekan tingginya harga tiket pesawat

Pewarta: Rolandus Nampu
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Rolandus Nampu

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira