Palangka Raya (ANTARA) - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin bersama tim Kemenkes memantau pelayanan kesehatan yang dilakukan pusat layanan kesehatan pemerintah terhadap masyarakat terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalteng.
“Kami juga memantau ketersediaan fasilitas oksigenasi dan upaya perlindungan masyarakat dari paparan polusi Udara serta mendata apa saja yang diperlukan untuk segera dilengkapi,” kata Budi di Palangka Raya, Jumat.
Pada kunjungan di Kota Palangka Raya, dia mengunjungi pusat layanan kesehatan di Puskesmas Menteng, di Rumah Oksigen RTH Kalteng, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, RSUD dr. Doris Sylvanus, Puskesmas Panarung dan Rumah Oksigen MDMC di Komplek Kantor Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalteng.
Rangkaian kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dan dukungan oksigen bagi masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.
Budi mengatakan bahwa seluruh puskesmas di Kalteng telah mendapatkan fasilitas oksigenasi untuk mendukung penanganan awal pasien sesuai kondisi medis. Kementerian Kesehatan juga menyalurkan bantuan tabung oksigen dari sejumlah donatur untuk didistribusikan ke berbagai puskesmas.
Baca juga: Menkes sebut kasus ISPA harian imbas karhutla turun ke sekitar 3.000
Seperti di Puskesmas Panarung, Menteri yang didampingi Sekda Kalteng Linae Victoria Aden menyerahkan bantuan alat Kesehatan seperti tabung oksigen, masker, regulator oksigen dan selang oksigen, nebuleizer serta vitamin kepada Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.
Di Puskesmas Panarung, Menkes juga mengunjungi dan memeriksa kelengkapan Mobil Oksiogen Keliling Gratis yang merupakan program Dinkes Palangka Raya dalam mendekatkan layanan oksigen di pusat-pusat kegiatan masyarakat seperti pasar, perkantoran dan rumah ibadah.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin di lokasi yang sama usai menerima kunjungan Menkes mengatakan telah menyampaikan sejumlah hal terkait penanganan kesehatan terhadap masyarakat selama kabut asap karhutla melanda wilayah setempat.
“Harapannya kendala yang telah kami sampaikan ke pak Menteri Kesehatan segera direalisasikan. Diantaranya untuk jangka Panjang terkait pemetaan puskesmas yang mana ada yang memerlukan pembangunan bangunan baru. Sementara dalam jangka pendek terkait oksigen tabung dan sejumlah alat penunjang layanan Kesehatan lainnya,” kata Fairid.
Selain itu, lanjut Fairid, Pemkot Palangka Raya juga mendapat apresiasi terkait program layanan Mobil Oksigen Keliling yang memungkinkan dijadikan proyek percontohan bagi daerah lain.
Baca juga: Kemenkes tangani 333.470 kasus ISPA dampak karhutla
Baca juga: Kemenkes siapkan 477 rumah oksigen respons dampak karhutla
Pewarta: Rendhik Andika
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Rendhik Andika
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira