Utamanya, dalam mendukung pemenuhan, perawatan, serta modernisasi alutsista Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara berkelanjutan

Bandung (ANTARA) - Menteri Pertahanan (Menhan) Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau langsung progres perbaikan dan upgrade alat utama sistem senjata (alutsista) di PT Dirgantara Indonesia (PTDI) baik untuk domestik maupun internasional, guna memastikan pengerjaannya sesuai dan tepat waktu.

Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan menerangkan inspeksi langsung oleh menhan ini, menegaskan peran vital PTDI sebagai pilar utama kemandirian industri pertahanan nasional.

"Utamanya, dalam mendukung pemenuhan, perawatan, serta modernisasi alutsista Tentara Nasional Indonesia (TNI) secara berkelanjutan," kata Gita dalam keterangan PTDI di Bandung, Rabu.

Pihak PTDI menjelaskan dalam peninjauan ini, Menhan melihat pengerjaan modernisasi tiga unit pesawat CN235-100 milik Angkatan Udara Uni Emirat Arab (UAE Air Force) yang ditargetkan rampung pada akhir 2027.

Pengerjaan pada tiga unit pesawat CN235-100 milik UAE Air Force mencakup Service Life Extension Program (SLEP) serta avionics upgrade guna memperpanjang usia pakai sekaligus memodernisasi sistem navigasi dan penerbangan pesawat buatan anak bangsa tersebut.

Pekerjaan ekspor layanan penerbangan ini menjadi bukti nyata pengakuan dunia internasional terhadap kapabilitas industri kedirgantaraan nasional dalam pemeliharaan dan modernisasi alutsista tingkat tinggi.

Selain menangani alutsista manca negara, Menhan Sjafri juga disebut memantau ketat upgrade mission system pada pesawat CN235-220 Maritime Patrol Aircraft (MPA) milik TNI AL serta proses produksi pesawat CN235-220 Military Transport (serial number N71) pesanan TNI AL yang ditargetkan selesai awal 2027.

Peninjauan dilanjutkan pada proyek rekondisi struktur dan pemeliharaan dan perawatan (Harwat) dua unit pesawat NC212-200 TNI AL, serta pengerjaan program modernisasi armada pesawat C-130 Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU).

Rangkaian inspeksi alutsista militer domestik dan mancanegara tersebut diakhiri dengan peninjauan kesiapan lini produksi di Hanggar Final Assembly Line (FAL) N219.

Kunjungan kerja Menhan di Hanggar FAL Fixed Wing PTDI Bandung tersebut dilakukan pada Selasa (27/10), dengan didampingi Wamenhan Bidang Logistik, Industri Pertahanan dan Teknologi Marsekal TNI Yusuf Jauhari, Sekjen Kemhan Letjen TNI Gabriel Lema, serta Dirjen Pothan Kemhan Laksda TNI Sri Yanto.

Rombongan tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama PTDI Gita Amperiawan, Wakil Komisaris Utama PTDI Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito, serta Komisaris PTDI Yusron Ihza.

Baca juga: PTDI-Koharmatau sinergi pemeliharaan pesawat-helikopter TNI AU

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ahmad Wijaya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Ricky Prayoga

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira