Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memastikan proyek pembangunan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AL yang ditangani PT. Penataran Angkatan Laut (PAL) Indonesia berjalan dengan lancar dan maksimal.
Hal tersebut dilakukan Sjafrie dengan cara mengunjungi PT. PAL yang berlokasi di Surabaya, Jawa Timur, Selasa (27/10).
Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu menjelaskan ada beberapa proyek pembangunan yang dipantau Sjafrie di PT. PAL.
"Ada beberapa yang dilihat seperti pembangunan kapal Fregat Merah Putih, kemudian kapal selam Scorpene, kemudian ada lagi kapal selam tanpa awak atau KSOT, ada lagi pembangunan kapal USV (Unmmaned Surface Vehicle) dan lain-lain," kata Ali saat ditemui di KRI Sriwijaya-100 yang sedang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Menurut Ali, Sjafrie tidak hanya mengunjungi PT. PAL saja tetapi juga mendatangi PT. DI dan beberapa industri pertahanan (indhan) dalam negeri.
Dia pun menyambut baik kunjungan Sjafrie karena dianggap dapat mendorong kinerja dan keseriusan indhan dalam memodernisasi alutsista TNI.
Ali juga berharap kedatangan Sjafrie dapat memperkuat komitmen PT PAL dalam menggarap retrofit atau peningkatan teknologi KRI Sriwijaya-100.
"Sekarang kegiatannya cukup padat PT PAL. Makanya kita menunggu kesiapan PT PAL untuk me-retrofit KRI Sriwijaya ini," jelas dia.
Baca juga: PT PAL perkuat kemandirian teknologi pertahanan lewat KSOT dan Torpedo
Baca juga: PT PAL rawat dua kapal perang untuk jaga kesiapan armada TNI AL
Baca juga: Pemerintah dan PT PAL segera susun peta jalan industri maritim
Pewarta: Walda Marison
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Walda Marison
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira