Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan program studi (prodi) Bahasa Indonesia semakin diminati perguruan tinggi di sejumlah negara, termasuk Mesir, Arab Saudi, dan Australia.

“Salah satu yang baru adalah dibukanya prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar, Mesir. Dan juga pengajaran Bahasa Indonesia di University of Tasmania, Australia," kata Mendikdasmen Mu’ti dalam pembukaan Bulan Bahasa dan Sastra (BBS) di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Rabu sore.

Ia mengatakan pihaknya terus berupaya memperluas pembukaan prodi Bahasa Indonesia di perguruan tinggi luar negeri, termasuk di sejumlah kampus lain di Australia dan negara-negara lainnya.

Baca juga: Kemendikdasmen siap gratiskan UKBI bagi guru mulai 2027

Menurut Mu’ti, upaya tersebut tidak selalu mudah, namun, meningkatnya popularitas Bahasa Indonesia turut mendorong minat perguruan tinggi di luar negeri untuk membuka prodi maupun menyelenggarakan pengajaran Bahasa Indonesia.

Selain Mesir, ia menyebutkan Arab Saudi juga telah membuka prodi Bahasa Indonesia, diikuti dengan pengajaran Bahasa Indonesia di University of Tasmania, Australia yang juga telah berjalan.

Mu'ti juga mencontohkan pengajaran Bahasa Indonesia di salah satu perguruan tinggi di Uzbekistan, yang meskipun belum berbentuk prodi, Bahasa Indonesia telah menarik minat mahasiswa di kampus tersebut.

Ia menjelaskan pengajaran Bahasa Indonesia di luar negeri selama ini didukung oleh tenaga pengajar yang sebagian dikirim dari Indonesia dan sebagian lainnya berasal dari negara setempat yang telah mendapatkan pelatihan.

Menurut Mu'ti, pelibatan pengajar lokal yang telah dilatih dapat membantu menekan biaya penyelenggaraan pengajaran Bahasa Indonesia.

Baca juga: Mendikdasmen: Bahasa bagian dari ukuran keadaban bangsa dan negara

Baca juga: DPR: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa, Satu Data Indonesia

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Hana Dewi Kinarina Kaban

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira