Istanbul (ANTARA) - Mediator Qatar kembali ke Teheran pada Jumat untuk mengupayakan kesepakatan mengakhiri konflik Amerika Serikat-Iran dalam inisiatif diplomatik yang dikoordinasikan dengan Washington, Al Jazeera melaporkan.

Upaya terbaru tersebut dilakukan setelah Wall Street Journal melaporkan pada Rabu bahwa Wakil Presiden AS JD Vance mengirim surat kepada Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezaei untuk menghidupkan kembali perundingan yang terhenti.

Seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada kantor berita semi-resmi Fars pada Kamis bahwa Teheran telah menerima pesan tersebut, tetapi belum memberikan tanggapan.

AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap Israel dan posisi AS di sejumlah negara Arab.

Washington dan Teheran menandatangani kesepakatan kerangka kerja pada Juni dan kemudian memulai perundingan. Namun, pembicaraan itu terhenti akibat perbedaan terkait kebebasan dan keamanan navigasi di Selat Hormuz.

Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi pasokan energi dan perdagangan global.

Sumber: Anadolu

Baca juga: AS siapkan pelanjutan operasi militer terhadap Iran

Baca juga: Yordania-Iran bahas upaya capai gencatan senjata AS-Iran

Baca juga: Iran tegaskan kendali penuh atas Selat Hormuz dan sekitarnya

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Yoanita Hastryka Djohan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira