Atlanta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan posisi Moskow mengenai konflik Ukraina tidak berubah sejak pertemuan trilateral terakhir maupun sejak dimulainya operasi militer khusus Rusia di Ukraina.
"Tidak, posisi kami tidak berubah sejak pertemuan trilateral terakhir. Posisi itu tidak pernah berubah sejak awal operasi khusus. Tujuannya telah dinyatakan," kata Lavrov kepada wartawan setelah pertemuan Menteri Luar Negeri G20, Jumat.
"Kami tidak dapat menerima Ukraina menjadi ancaman terhadap kepentingan keamanan sah Federasi Rusia," ujarnya.
Lavrov juga mengatakan negara-negara Eropa telah membuktikan melalui tindakan mereka bahwa reputasi mereka perlu diperhitungkan ketika mereka ingin menjadi penjamin kesepakatan mengenai Ukraina.
Dia mengatakan Rusia juga tidak dapat menerima apa yang disebutnya sebagai diskriminasi terang-terangan terhadap warga Rusia dan penutur bahasa Rusia di Ukraina.
"Dan tentu saja, kami tidak dapat menerima situasi ketika Ukraina mempromosikan ideologi dan praktik Nazi," kata Lavrov.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Utusan Khusus AS Steve Witkoff, Presiden Rusia Vladimir Putin kembali menegaskan kesiapan Moskow melanjutkan perundingan trilateral mengenai Ukraina.
Menurut ajudan Presiden Rusia Yury Ushakov, perundingan tersebut berpotensi digelar di Abu Dhabi sekitar pertengahan November.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Swiss bersedia jadi tuan rumah perundingan trilateral AS-Rusia-Ukraina
Baca juga: Trump: Pertemuan Putin-Zelenskyy segera digelar
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Yoanita Hastryka Djohan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira