Moskow (ANTARA) - Pemerintahan Amerika Serikat (AS) terpecah menjadi beberapa kelompok terkait keputusan untuk melanjutkan atau mengakhiri konflik dengan Iran, demikian laporan The Wall Street Journal (WSJ) mengutip sejumlah pejabat AS yang namanya dirahasiakan.

Wakil Presiden JD Vance dan sejumlah sekutu AS di kawasan Teluk Persia menyarankan Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang. Sementara itu, penasihat lainnya mendorong agar serangan terhadap Iran dilanjutkan, menurut laporan surat kabar tersebut.

Dalam sejumlah pengarahan baru-baru ini, Menteri Perang Pete Hegseth dan Kepala Komando Pusat AS Brad Cooper mendukung dimulainya kembali operasi militer skala besar AS terhadap Iran, tulis laporan tersebut.

Sementara, Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Keuangan Scott Bessent dilaporkan mengusulkan pengetatan sanksi serta kelanjutan blokade perdagangan Iran.

Selain itu, utusan khusus AS Steve Witkoff dan sejumlah penasihat Trump lainnya, bersama Vance, lebih mendukung penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi dan mendesak presiden AS untuk mengupayakan solusi tersebut, menurut laporan surat kabar itu.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan sendiri.

Meskipun saat ini konflik tersebut sedang mengalami jeda, persoalan itu belum terselesaikan dan masih terdapat risiko pecahnya kembali permusuhan.

Sumber: Sputnik-RIA Novosti

Baca juga: Menlu Iran hubungi 12 negara bahas perkembangan keamanan kawasan

Baca juga: AS tawarkan 20 juta dolar bagi yang beri informasi program nuklir Iran

Baca juga: Australia desak AS deeskalasi dengan Iran pasca kekalahan Republik

Penerjemah: Primayanti
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Primayanti

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira