Jakarta (ANTARA) - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Salemba, Jakarta Pusat, bersama dengan Puskesmas Cempaka Putih melakukan pemeriksaan kesehatan gratis terhadap 900 warga binaan dan seluruh pegawai untuk mendeteksi dini tuberkulosis (TBC).

Kepala Lapas Kelas IIA Salemba Amico Balalembang mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan upaya menjaga kesehatan warga binaan dan pegawai, terutama untuk mengantisipasi penyakit menular, salah satunya TBC.

“Deteksi dini sangat penting, terutama dalam mengantisipasi penyakit menular, seperti TBC. Kami mengapresiasi sinergi dengan Puskesmas Cempaka Putih dalam mendukung pelayanan kesehatan yang optimal di Lapas Salemba,” ujar Amico dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Dia menyebutkan pemeriksaan terhadap warga binaan dilakukan secara bertahap mulai 13 hingga 23 Oktober 2026, dengan kuota 100 orang per hari, sehingga seluruh sasaran memperoleh akses pemeriksaan kesehatan.

Baca juga: Lapas Salemba buka kunjungan anak warga binaan jaga kedekatan keluarga

Pemeriksaan itu meliputi pengecekan gula darah dan rontgen paru-paru sebagai bagian dari skrining kesehatan, khususnya untuk mendeteksi indikasi TBC.

Apabila ditemukan hasil pemeriksaan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, maka tenaga kesehatan akan melakukan tindak lanjut sesuai prosedur medis yang berlaku.

Amico menambahkan kerja sama dengan Puskesmas Cempaka Putih tersebut merupakan upaya memperkuat pencegahan penyakit sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga binaan dan pegawai di lingkungan Lapas Salemba.

"Lapas Kelas IIA Salemba berkomitmen menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan humanis, termasuk dalam pemenuhan hak kesehatan warga binaan dan pegawai," pungkas Amico.

Baca juga: Lapas Salemba lakukan sidak dan tes urine warga binaan

Baca juga: Lapas Salemba gelar razia tindak lanjuti aduan penghuni pakai ponsel

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Adimas Raditya Fahky P

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira