Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan mengatakan pembangunan lapangan multifungsi Manggarai yang bertujuan untuk mencegah tawuran hampir rampung pada pertengahan November 2026.
"Sampai hari ini, sudah 95 persen pembangunannya. Paling lambat, 20 November sudah selesai semua," kata Lurah Manggarai Muhamad Arafat Dinsiran saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Dia menyebutkan pembangunan lapangan multifungsi tersebut saat ini telah mencapai 95 persen, dan seluruh pekerjaan ditargetkan dapat diselesaikan paling lambat pada 20 November 2026.
Menurut Arafat, keberadaan lapangan multifungsi itu nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi kegiatan olahraga, tetapi juga untuk berbagai aktivitas sosial dan kemasyarakatan yang memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Sejumlah kegiatan yang direncanakan itu, antara lain olahraga futsal, senam bersama, gebyar posyandu, serta kegiatan warga lainnya.
"Pastinya, olahraga futsal, senam warga, gebyar posyandu, kegiatan warga lainnya yang berdampak positif," ujar Arafat.
Baca juga: Tekan tawuran, Pramono akan bangun fasilitas ring tinju di Manggarai
Melalui berbagai kegiatan bersama tersebut, kata dia, masyarakat dari lingkungan RT dan RW dapat memiliki lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan.
Pemanfaatan lapangan itu nantinya dikoordinasikan bersama dengan seluruh pengurus RT dan RW.
Lapangan multifungsi tersebut juga tidak akan dibuka untuk aktivitas selama 24 jam. Pengaturan pemanfaatannya akan dilakukan melalui koordinasi, sehingga kegiatan yang berlangsung tetap tertib dan dapat memberikan manfaat bagi warga.
Arafat berharap kegiatan yang dilakukan di ruang publik tersebut tidak terbatas pada olahraga saja, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan sosial lainnya.
"Nanti akan berkembang dengan sendirinya, karena kegiatan warga bukan olahraga saja," tutur Arafat.
Lapangan multifungsi tersebut rencananya akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Pembangunan lapangan itu sejalan dengan Pramono yang menginginkan adanya ruang aktivitas bagi anak muda sebagai salah satu langkah penting untuk mengurangi tawuran.
Sebelumnya, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menargetkan pembangunan lapangan multifungsi di depan Stasiun Manggarai, Tebet, itu rampung pada awal November 2026 untuk mencegah tawuran antarkelompok.
Baca juga: DKI akan tambah CCTV di kawasan rawan tawuran dan peredaran narkoba
Baca juga: Pramono: Fasilitas ring tinju di kolong flyover efektif tekan tawuran
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Luthfia Miranda Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira