Tokyo (ANTARA) - Korea Utara telah menggelar demonstrasi kekuatan dari sejumlah sistem persenjataan, termasuk pesawat nirawak, rudal jelajah, dan peluncur roket ganda, saat pameran teknologi kedirgantaraan nirawak, pada Kamis (29/10).

Menurut laporan media milik Pemerintah Korut, KCNA, pada Jumat, lewat demonstrasi itu, Pemimpin Tertinggi Korea Utara Kim Jong Un menyerukan perkembangan cepat teknologi drone dengan mengatakan pengembangan teknologi itu menjadi hal tak tergantikan untuk meraih "keunggulan mutlak" dalam teknologi drone di tengah model peperangan modern yang terus berubah.

"Kekuatan berarti perdamaian, dan perdamaian hanya dapat dijamin oleh kekuatan," kata Kim.

Dia mendorong kemajuan dalam pengembangan teknologi penerbangan tanpa awak dan kecerdasan buatan di Korut mengingat negara itu telah membuat lompatan baru dalam peningkatan senjata konvensional selain kepemilikan senjata nuklir.

Baca juga: Potret jembatan baru untuk lalu lintas perbatasan China - Korea Utara

Beberapa gambar yang diterbitkan KCNA memperlihatkan sistem peluncur ganda menembakkan sekitar belasan roket, yang oleh Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan dianggap sebagai rudal balistik.

Kim menegaskan perlunya negara melakukan upaya percepatan pengembangan teknologi kedirgantaraan tanpa awak. Namun, dia tidak merinci lebih detil lagi.

Kim menghadiri pameran tersebut ditemani oleh istri dan putrinya.

Sementara itu, pada Kamis yang sama, militer Korea Selatan mendeteksi adanya peluncuran sekitar 10 rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Jepang dari wilayah sekitar Wonsan di pantai timur Korea Utara.

Sumber: Kyodo

Baca juga: Korsel sebut Korut luncurkan 10 rudal balistik

Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fransiska Ninditya

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira