Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyatakan bahwa penyelenggaraan konser musisi internasional di Indonesia menjadi salah satu pendorong kunjungan wisatawan mancanegara.

Ia menilai, dengan banyaknya gelaran konser internasional di Indonesia hingga akhir tahun, Ni Luh meyakini target 16 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada 2026 dapat terlampaui.

"Kita optimistis bahwa di sisa bulan ini (Oktober, November, Desember) banyak event. Kemarin ada (konser) Kanye West, kemudian bulan November ini ada Guns N' Roses, lalu nanti ada BTS. Target 16 juta itu pasti akan kita capai. Optimis, mungkin lebih dari 16 juta," kata Ni Luh di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Pemerintah dukung penyelenggaraan konser musisi internasional

Ni Luh mencontohkan, tingginya daya tarik agenda hiburan internasional terbukti pada penyelenggaraan konser Kanye West pada Oktober lalu, yang mana tercatat lebih dari 20.000 wisatawan mancanegara datang untuk menonton pertunjukan tersebut.

Selain konser, perhelatan olahraga internasional seperti ajang balap MotoGP dan berbagai ajang olahraga juga menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari hingga September, Ni Luh menyebutkan tingkat kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia telah mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,01 persen dengan lebih dari 12 juta kunjungan.

Baca juga: Hardiyanto Kenneth: Konser musik internasional pacu ekonomi kreatif DKI

Di sisi lain, pergerakan wisatawan nusantara juga tumbuh di atas 4 persen.

Selain peningkatan angka kunjungan, Ni Luh turut menyoroti tren pemerataan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di Indonesia.

Jika sebelumnya pariwisata Indonesia sangat terpusat di Bali, kini pergerakan turis mulai tersebar merata ke berbagai wilayah.

Baca juga: Konser internasional membuka peluang bagi 27,4 juta pekerja ekraf

"Penyebarannya sudah menyeluruh. Jadi 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan tiga destinasi regeneratif ini cukup tinggi dan terjadi pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara," jelasnya.

Ia menilai perpaduan antara penyelenggaraan acara-acara besar di daerah serta daya tarik dari destinasi wisata itu sendiri menjadi pendorong kemajuan sektor pariwisata Indonesia.

Baca juga: Saatnya musik menjadi tren pariwisata Indonesia 2026

Baca juga: The Nusa Dua siap menjadi lokasi penyelenggaraan konser internasional

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Farhan Arda Nugraha

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira