Jakarta (ANTARA) - Lembaga di bawah Kementerian Budaya, Olahraga dan Pariwisata Republik Korea, Korea Creative Content Agency (KOCCA) kembali berpartisipasi dalam gelaran Jakarta Fashion Week (JFW) dengan menghadirkan dua label desainer dari Korea Selatan.
Partisipasi tahun ini juga menjadi bagian dari perayaan 10 tahun kolaborasi antara KOCCA, Jakarta Fashion Week dan Council of Fashion Designers of Korea (CFDK) yang selama satu dekade membuka ruang pertukaran dan pengembangan bagi desainer Korea Selatan dan Indonesia.
"Melalui partisipasi dua label desainer Korea, KIMOUI dan VALOREN, Fashion KOREA menghadirkan perspektif desain kontemporer Korea Selatan sekaligus memperkuat pertukaran kreatif dan kolaborasi industri fesyen antara Korea Selatan dan Indonesia," ujar President KOCCA Kim Yoon Zi dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.
KIMOUI, label desainer berbasis di Seoul yang didirikan oleh Kim Daesung, mengeksplorasi konsep “Purity” melalui siluet gender-fluid, bentuk skulptural, dan eksplorasi teknik rajut eksperimental dengan menggabungkan keterampilan pengerjaan yang presisi dengan material berkelanjutan, seperti benang kertas dan tekstil daur ulang, menghadirkan pendekatan yang memadukan inovasi material dengan ekspresi artistik.
Baca juga: Kemenekraf bekerja sama dengan KOCCA untuk tingkatkan ekonomi kreatif
Sementara itu, VALOREN, label yang didirikan oleh Jung Hyo Chan, mengusung filosofi penciptaan nilai baru melalui busana.
Berangkat dari pendekatan desain “Refined Deconstruction” dengan lorasi konstruksi busana melalui siluet struktural, detail eksperimental, potongan yang berani, serta pola tiga dimensi serta kembali karakter klasik busana pria melalui perspektif kontemporer.
Direktur KOCCA Indonesia, Shin Hwabeom, berharap kolaborasi yang telah terjalin selama satu dekade ini dapat terus berkembang dan menciptakan peluang kerja sama yang lebih luas bagi pelaku industri kreatif Korea Selatan dan Indonesia.
Pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong pertukaran kreatif, memperkuat kemitraan lintas industri, serta membuka peluang bagi desainer dan pelaku industri kreatif kedua negara untuk menjangkau pasar internasional.
Kolaborasi ini juga melibatkan tiga pemeran utama film Descendants of the Sun (DOTS) versi Indonesia, yaitu Dian Sastrowardoyo, Eva Celia, dan Yoshi Sudarso.
Baca juga: Kemenekraf geliatkan industri film dan musik Indonesia bersama KOCCA
Baca juga: Dua busana Korea meriahkan gelaran JFW 2026
Baca juga: Wamen Ekraf jajaki kolaborasi bisnis kreatif dengan Korea
Pewarta: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Sinta Ambarwati
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira