Kalau dari 5.000 tersebut, tahun 2025 sampai dengan 2026 itu KKP membangun 1.369 titik. Yang itu diharapkan bisa siap operasional seluruhnya itu pada awal tahun 2027

Yogyakarta (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan sebanyak 1.369 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dapat beroperasi pada awal 2027 sebagai bagian dari target pembangunan 5.000 kampung nelayan di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal KKP Andy Artha Donny Oktopura di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis, mengatakan Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 5.000 KNMP yang tersebar di seluruh Indonesia bisa selesai secara bertahap.

“Target dari Bapak Presiden itu kita diminta membangun 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih,” kata Andy.

Ia menjelaskan dalam kurun waktu 2025 hingga 2026, KKP menargetkan pembangunan infrastruktur sebanyak 1.369 titik KNMP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

“Kalau dari 5.000 tersebut, tahun 2025 sampai dengan 2026 itu KKP membangun 1.369 titik. Yang itu diharapkan bisa siap operasional seluruhnya itu pada awal tahun 2027,” ujarnya.

Dari total 1.369 titik tersebut, sebanyak 1.269 titik masih dalam proses pembangunan infrastruktur, sedangkan 100 titik lainnya telah memasuki tahap persiapan operasional.

“Untuk yang 100, termasuk yang ada di Poncosari ini, ini kan sudah proses untuk pendekatan persiapan operasional,” katanya.

Andy mengatakan KKP akan mengintensifkan bimbingan teknis bagi pengurus KNMP, memberikan edukasi kepada masyarakat dan nelayan, serta memfasilitasi mekanisme pembiayaan sebelum kampung nelayan tersebut beroperasi.

“Untuk pembangunan KNMP ini kan kita tidak hanya membangun terkait dengan infrastrukturnya, tapi juga kita membangun terkait dengan transformasi budaya dan tata kerja yang ada,” ujarnya.

Ia mencontohkan pengembangan ekosistem KNMP dilakukan melalui pembiasaan pola kerja nelayan, termasuk penyediaan es bagi nelayan melalui fasilitas KNMP dan pengelolaan sistem penjualan ikan hasil tangkapan.

“Mungkin tadinya nelayan itu nangkap langsung dijual. Nah, sekarang kan dengan adanya gudang beku portabel, hasil tangkapannya bisa disimpan dan mutunya tidak turun sehingga harganya pun tetap mendapatkan harga yang tinggi,” katanya.

Menurut Andy, KNMP merupakan salah satu program strategis Presiden Prabowo Subianto untuk mentransformasi pembangunan, khususnya di kawasan pesisir, agar nelayan menjadi lebih produktif dan sejahtera serta mutu hasil perikanan meningkat.

“Tujuan utamanya di sini itu kita membentuk suatu ekosistem ekonomi yang menguntungkan dan mempermudah bagi para nelayan,” ujarnya.

Baca juga: Program 65 KNMP perdagangkan 719 ton ikan senilai Rp18,77 miliar

Baca juga: KKP dorong efisiensi usaha nelayan melalui operasional 65 KNMP

Baca juga: Zulhas: Pembangunan KNMP sebagai upaya capai NTN 120 pada 2027

Pewarta: Agung Dwi Prakoso
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Agung Dwi Prakoso

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira