Kuala Lumpur (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi dan mendampingi pemulangan sebanyak 130 warga negara Indonesia/pekerja migran Indonesia (WNI/PMI) ke tanah air.

KJRI JB dalam keterangan yang diterima di Kuala Lumpur, Kamis, menyampaikan 130 WNI/PMI yang dipulangkan terdiri atas 129 WNI bermasalah keimigrasian (deportan) dan satu WNI sakit akibat kecelakaan kerja, yang berasal antara lain dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Aceh, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.

Para WNI dipulangkan melalui dua rute perjalanan laut yakni, menuju Batam meliputi 85 WNI yang berasal dari Depot Tahanan Imigrasi (DTI) Pekan Nenas, dan menuju Dumai meliputi 44 WNI dari DTI Kemayan.

Sementara itu satu WNI sakit karena kecelakaan kerja atas nama Johan Arifin turut difasilitasi pulang ke tanah air oleh KJRI JB.

Baca juga: Pemerintah pulangkan jenazah PMI asal Rejang Lebong dari Jepang

“Menjadi harapan terbesar kami agar para WNI dapat kembali ke keluarga masing-masing dalam keadaan selamat. Pengalaman ini harus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa niat bekerja di luar negeri wajib ditempuh melalui jalur resmi, aman, dan terjamin pelindungannya,” ujar Ketua Satgas PPT/Pelaksana Fungsi Konsuler 1 KJRI Johor Bahru Debbi Oktarossa.

Debbi juga mengingatkan calon pekerja migran untuk selalu merujuk pada panduan otoritas resmi seperti Dinas Tenaga Kerja, BP3MI, dan KemenP2MI sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, utamanya Malaysia.

Sejak Januari hingga Oktober 2026, KJRI Johor Bahru telah mendampingi proses pemulangan total 5.151 WNI (3.636 laki-laki, 1.472 perempuan, dan 43 anak-anak).

KJRI JB mengapresiasi kerja sama dan koordinasi erat yang diberikan oleh seluruh mitra kerja di Malaysia dan di tanah air dalam proses pemulangan WNI.

Baca juga: KBRI London bantu pemulangan 13 WNI awak kapal kandas di Skotlandia

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Rangga Pandu Asmara Jingga

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira