Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menilai perbaikan infrastruktur jalan di Provinsi Lampung menjadi faktor penting untuk mendukung peningkatan investasi.

Sebab, saat ini masih ada pekerjaan rumah Pemerintah Daerah (Pemda) Lampung untuk membenahi infrastruktur jalan.

"Banyak dikeluhkan oleh kawan-kawan pengusaha, provinsi ini (Lampung) transformasi dari kabupaten yang menjadi sentra sumber pangan, kebun, peternakan, itu masih ada masalah. Banyak kabupaten jalannya rusak, jalannya sempit, dan infrastruktur menjadi problem," kata Muzani dalam Lampung Economic and Investment Forum 2026 di Jakarta, Rabu.

Muzani menjelaskan bahwa Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan, seperti kopi, pisang, nanas, kakao, jagung, dan beras.

Namun, potensi tersebut perlu didukung konektivitas jalan yang memadai dari sentra produksi di kabupaten menuju pusat distribusi.

Selain itu, perbaikan jalan juga diperlukan untuk meningkatkan aksesibilitas menuju kawasan pariwisata.

Terlepas dari hal itu, ia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung yang sudah memperbaiki sejumlah ruas jalan, termasuk jalur dari Bandar Lampung menuju Pesawaran.

"Namun perbaikan dan pelebaran (jalan) ini butuh waktu, butuh kesabaran, dan tentu saja butuh upaya," ujarnya.

Adapun Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menjelaskan Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dengan dukungan konektivitas, sumber daya alam, serta basis produksi pertanian dan perkebunan yang kuat.

Potensi tersebut menjadi modal penting dalam memperluas investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pada triwulan II 2026, ekonomi Lampung tumbuh 5,29 persen (yoy), tertinggi kedua di Sumatera, didukung basis komoditas unggulan serta konektivitas infrastruktur dan logistik yang strategis.

Berbagai komoditas unggulan, mulai dari padi, jagung, singkong, nanas, kopi, hingga hasil peternakan dan perikanan, membuka peluang pengembangan industri pengolahan dan hilirisasi.

"Lampung memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Kita tidak ingin hanya menjual bahan mentah. Lampung harus mampu mengembangkan industri pengolahan sehingga komoditas yang dihasilkan memiliki nilai tambah lebih besar. Inilah salah satu peluang investasi yang perlu kita dorong bersama," ujar Gubernur Mirza.

Baca juga: Pemprov Lampung percepat pengerjaan perbaikan jalan 2026

Baca juga: Gubernur Lampung: Kemantapan jalan provinsi di Lampung Utara 93 persen

Baca juga: Kemen PU: Infrastruktur dibangun harus dapat dimanfaatkan masyarakat

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Bayu Saputra

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira