Jakarta (ANTARA) - Ledakan tabung gas di kawasan Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis pagi menyebabkan 10 rumah rusak dan 12 orang terluka, sehingga sejumlah warga harus mengungsi karena tempat tinggal mereka belum dapat ditempati.
Winda (45), salah satu korban ledakan tabung gas di Jalan Guji Baru, RT/RW 06/02 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis pagi, mengaku tengah tertidur saat insiden tragis itu terjadi.
"Masih tidur tadi, terus tiba-tiba ada ledakan yang kayak gempa gitu. Kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB lewat," kata Winda kepada ANTARA di lokasi, Kamis siang.
Menurutnya, ledakan keras bak gempa itu menghancurkan sejumlah bagian rumahnya.
"Asbes, pintu kamar mandi, jendela kamar, itu runtuh," kata Winda.
Untungnya, kata Winda, reruntuhan rumahnya tidak menyebabkan luka parah pada ia dan suaminya.
"Kalau saya paling kegores sedikit di bagian tangan. Kalau suaminya saya sedikit di kepala, alhamdulilah enggak parah. Untungnya cucu saya lagi enggak nginap juga tuh," ujar Winda.
Ia mengaku masih syok atas insiden tersebut. Hingga kini, Winda bersama suaminya masih mengungsi di masjid terdekat.
Sementara itu, Rohayah (65) mengaku kompos gasnya tengah menyala saat ledakan itu terjadi.
"Jadi kompor saya lagi nyala, tiba-tiba ledakan dari sebelah. Saya pikir itu kompor saya, ternyata enggak," kata Rohayah.
Ia bersama anak dan cucunya pun segera berlarian ke luar rumah.
"Kebakaran, kebakaran, kebakaran. Gitu kata anak saya," tutur Rohayah.
Kendati ledakan itu terjadi tepat di samping rumahnya, rumah Rohayah sendiri tidak begitu terdampak.
"Cuma jendala (triplex) saja copot, kalau rumah, aman. Kalau saya sama orang rumah enggak ada yang luka, alhamdulilah. Tapi tadi ada banyak yang luka, lima dibawa ke rumah sakit," kata dia sambil menyebut satu per satu nama-nama tetangganya yang terluka.
Usai insiden, ia mengaku bantuan berdatangan dari banyak pihak. "Tadi Bu Lurah sama Bu RW langsung datang, bawain bantuan, bawa makan juga," kata Rohayah.
Pantauan ANTARA di lokasi pada pukul 13.30 WIB, sejumlah bangunan terdampak akibat ledakan tersebut. Tiga di antaranya nampak rusak parah, dengan dinding serta tiang penyangga rumah roboh.
Garis polisi pun terpasang di sekitar lokasi, tanda bahwa petugas kepolisian telah melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Diketahui, sebanyak 12 orang terluka, dengan tujuh luka ringan dan lima luka berat, akibat ledakan tabung gas di Jalan Guji Baru, RT/RW 06/02 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Kamis pagi.
"Yang dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo itu ada empat orang, ditambah satu orang, totalnya jadi ada lima orang. Yang luka bakar ringan itu ada tujuh orang," kata Lurah Duri Kepaz Arie Lystha kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Arie mengatakan, lerakan yang terjadi sekitar pukul 04.21 WIB itu mengakibatkan 10 rumah terdampak kerusakan.
"Tapi yang rusak parahnya itu ada tiga. Untuk korbannya ada 29 orang dengan 13 KK (Kepala Keluarga)," kata Arie.
Dalam satu minggu ke depan, pihak kelurahan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta instansi terkait akan menyalurkan kebutuhan logistik kepada para korban.
"Dalam satu minggu ini kita akan menyalurkan logistik berupa makanan dari kelurahan. Kalau dari Dinsos dan dari BPBD sudah (dikirimkan), bentuk logistiknya beras dan minyak. Dari Dinas Sosial, ini lagi pengajuan untuk kompor, kemudian peralatan masak," kata Arie.
Hingga kini, situasi rumah para korban belum bisa ditempati sehingga mesti diungsikan. Selanjutnya, khusus bagi para korban anak, pihak Arie berkoordinasi dengan PMI untuk penanganan khusus.
"Untuk anak-anaknya tentu ada pendampingan dari RPTRA. Kemudian saya juga minta pendampingan dari bidang penanganan anak-anak dari PMI," pungkas Arie.
Baca juga: Lima orang terluka parah akibat ledakan tabung gas di Duri Kepa
Baca juga: Seorang tewas dan satu luka akibat tabung oksigen meledak di Jakut
Baca juga: Tabung oksigen di pengisian gas Cilincing meledak, timpa rumah warga
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Redemptus Elyonai Risky Syukur
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira