Sebelum kapal karam, kenapa kami belum melakukan olah TKP? Karena belum memenuhi persyaratan. Temperatur pada bodi kapal dan partikel di dalamnya masih cukup panas pasca-kebakaran
Tangerang (ANTARA) - Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengungkapkan bahwa tim penyidik Ditpolairud telah melakukan pemeriksaan terhadap kepala kamar mesin hingga kru Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi terkait penyebab insiden kebakaran hingga tenggelamnya kapal di perairan Pelabuhan Merak, Cilegon.
Maruli mengatakan, dari serangkaian tahapan penyelidikan pada kasus ini terdapat 18 orang dimintai keterangannya sebagai saksi, termasuk di dalamnya kru dan kepala kamar mesin KMP Batumandi.
"Saat ini penyidik Ditpolairud Polda Banten telah memeriksa 18 orang saksi. Penyelidikan masih berjalan, saksi yang diperiksa mulai dari penumpang, pengemudi bus, kepala kamar mesin, hingga kru kapal," ucap Maruli melalui keterangan resmi yang dikonfirmasi di Tangerang, Kamis.
Baca juga: ASDP apresiasi nelayan evakuasi penumpang KMP Batumandi
Ia mengatakan pemeriksaan belasan saksi tersebut telah dilakukan sejak kapal dilaporkan mengalami kebakaran hingga akhirnya karam pada Rabu (21/10).
Ia juga mengungkapkan, untuk saat ini tim penyidik belum melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian karena suhu kapal pasca kebakaran masih tinggi dan dinilai berbahaya bagi petugas.
"Sebelum kapal karam, kenapa kami belum melakukan olah TKP? Karena belum memenuhi persyaratan. Temperatur pada bodi kapal dan partikel di dalamnya masih cukup panas pasca-kebakaran," katanya menjelaskan.
Menurutnya, bila serangkaian olah TKP dipaksakan sesaat setelah kejadian kebakaran, berpotensi mengancam keselamatan personel penyelidik di lapangan. Kendati, tahapan itu masih dilakukan penundaan.
Baca juga: Kemenhub terus kawal penanganan insiden KMP Batumandi di Merak Banten
"Sekarang kami fokus pada pemeriksaan saksi, Ditpolairud Polda Banten juga telah berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Merak dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merak untuk memastikan alur pelayaran tetap aman pasca-karamnya KMP Batumandi," paparnya.
Ia mengatakan, langkah yang diambil saat ini agar bangkai kapal yang karam tidak mengganggu navigasi serta lalu lintas penyeberangan kapal-kapal lain di lintasan tersebut.
Lebih lanjut, Polda Banten berencana menggandeng pihak PT ASDP Indonesia Ferry dan KSOP Merak untuk mengupayakan pengapungan kembali bangkai KMP Batumandi guna mendukung proses olah TKP secara menyeluruh.
"Kami juga berkoordinasi dengan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Mabes Polri untuk persiapan pelaksanaan olah TKP setelah kondisi kapal memungkinkan," kata dia.
Baca juga: Polisi evakuasi KMP Batumandi dari jalur pelayaran Merak
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Azmi Syamsul Ma'arif
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira