Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan kesiapannya membangun halte Transjabodetabek di Bekasi, Jawa Barat, yang disampaikan di hadapan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.
Hal itu disampaikan Pramono setelah penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Pemerintah Kota Bekasi di Balai Kota, Senin.
“Ada pertanyaan dari para pengguna terutama dari warga Bekasi. Kenapa haltenya enggak dibangun-bangun gitu. Sebab kalau haltenya enggak dibangun, nanti kami yang bangunin nanti salah lho malah. Tetapi kalau enggak dibangun, nanti kami yang bangunin enggak apa-apa juga sih,” kata Pramono.
Pramono mengaku dirinya tidak membedakan warga Bekasi maupun warga Jakarta.
Menurut dia, hal yang paling utama adalah sarana transportasi dapat semakin baik dan lengkap.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga memaparkan bahwa kini Jakarta telah menduduki posisi ke-15 sebagai kota dengan transportasi terbaik di dunia.
“Di ASEAN kita nomor 2 setelah Singapura. Jadi, kita jauh lebih baik daripada Bangkok, Kuala Lumpur, Manila, dan sebagainya. Sementara di Asia sendiri, di ibu kota-ibu kota negara besar kita nomor satu. Karena bandingannya kalau dengan Beijing, Tokyo, New Delhi kita lebih baik. Jadi, untuk di Asia sendiri sekarang Jakarta transportasi publiknya sudah cukup baik,” papar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono menyebut pengguna Transjabodetabek kini sudah mengalami peningkatan yang luar biasa. Terlebih, pengguna transportasi tersebut dari Bogor tercatat mencapai 8.000 hingga 10.000 penumpang per hari.
“Bekasi antara 4.000–5.000 (penumpang). Tetapi dengan konektivitas yang semakin baik, pasti orang akan menggunakan transportasi umum lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan pribadi,” jelas Pramono.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyampaikan pembangunan halte Transjabodetabek di Bekasi sedang dalam proses dan ditargetkan rampung pada November mendatang.
Namun, Tri mengatakan pihaknya tak menutup kemungkinan untuk melakukan kerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta terkait pembangunan halte.
“Tidak menutup kemungkinan dalam proses kerja sama dua daerah itu ya bisa saja Pemerintah DKI memberikan bantuan kepada Pemerintah Kota Bekasi. Yang besar membantu yang kecil, saya kira itulah sikap hidup gotong royong ya,” ucap Tri.
Baca juga: DKI buka peluang perluas Transjabodetabek dari Blok M ke Bandung
Baca juga: Gubernur DKI akan tingkatkan konektivitas Transjabodetabek
Baca juga: DKI optimistis 97 persen pengguna puas dengan layanan TransJabodetabek
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Lifia Mawaddah Putri
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira