- Kamis, 29 Oktober 2026 13:35 WIB
Pekerja menyelesaikan pembangunan infrastruktur pengendali lahar di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026). Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas membangun satu bendung konsolidasi dan enam tanggul pengarah aliran sepanjang 2.500 meter untuk mengendalikan material vulkanik dan mengurangi aliran debris, dengan progres fisik mencapai 25,2 persen pada awal Oktober 2026. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom.
Pekerja menyelesaikan pembangunan infrastruktur pengendali lahar di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026). Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas membangun satu bendung konsolidasi dan enam tanggul pengarah aliran sepanjang 2.500 meter untuk mengendalikan material vulkanik dan mengurangi aliran debris, dengan progres fisik mencapai 25,2 persen pada awal Oktober 2026. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom.
Pekerja menyelesaikan pembangunan infrastruktur pengendali lahar di kawasan daerah aliran sungai (DAS) Gunung Semeru, Desa Supiturang, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Kamis (29/10/2026). Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas membangun satu bendung konsolidasi dan enam tanggul pengarah aliran sepanjang 2.500 meter untuk mengendalikan material vulkanik dan mengurangi aliran debris, dengan progres fisik mencapai 25,2 persen pada awal Oktober 2026. ANTARA FOTO/Irfan Sumanjaya/tom.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · antaranews.com
At a glance
- Topic
- World
- Country
- đźđ© ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira