Jakarta (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah menindaklanjuti kasus tenggelamnya dua warga negara Indonesia (WNI) hingga tewas saat memancing di laut perairan di Prefektur Ibaraki, Jepang, dengan pengurusan pemulangan kedua jenazah tersebut telah berjalan.
"KBRI Tokyo telah berkoordinasi dengan Japan Coast Guard, kepolisian setempat, serta kumiai (lembaga pengawas magang) guna mengurus asuransi pemagang untuk proses pemulangan kedua jenazah ke Indonesia," kata Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah kepada ANTARA di Jakarta, Senin.
Heni mengungkapkan kedua WNI tersebut teridentifikasi dengan inisial TT dan MSP. Keduanya berusia 21 tahun dan sedang menjalani program magang di Jepang.
Baca juga: Dua WNI tewas usai jatuh saat memancing di Jepang
Insiden tersebut terjadi pada Minggu (1/11) waktu setempat, ketika empat WNI yang sedang memancing di tanggul pantai di Kota Kashima, Ibaraki, diterpa ombak besar hingga terseret ke laut.
Dua WNI dilaporkan selamat, sementara dua lainnya terseret ke laut dan ditemukan tewas.
Japan Coast Guard, Senin, mengonfirmasi kedua jenazah WNI yang terseret ombak tersebut telah ditemukan dan dievakuasi.
Heni pun memastikan KBRI Tokyo akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di Jepang untuk proses pemulangan kedua jenazah hingga tiba di Tanah Air.
"KBRI Tokyo akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna memastikan proses pengurusan dan pemulangan jenazah kedua WNI dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Heni.
Baca juga: Kemlu verifikasi kabar tewasnya WNI yang jadi tentara Rusia di Ukraina
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Nabil Ihsan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira