Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menekankan pentingnya membangun karakter patriotik, gigih, dan berempati bagi para pemuda khususnya untuk peserta Wirasena Youth Camp 2026.

"Semua peserta adalah pemuda-pemuda terbaik dari daerah masing-masing, dalam proses Wirasena Youth Camp ini, bawa kebanggaan daerah dan keluarga, serta tunjukkan bahwa kalian adalah para pemuda pilihan," kata Staf Khusus Menpora Bidang Kebijakan Publik dan Komunikasi Tsamara Amany dalam keterangan tertulis, Kamis.

Saat acara penyambutan peserta di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta, dia menjelaskan, Wirasena Youth Camp 2026 menjadi ruang bagi generasi muda berbagai daerah untuk memperkuat kepemimpinan, memperluas jejaring, serta merancang kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Para peserta harus memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membangun jejaring lintas daerah, bertukar gagasan, dan memperkuat persatuan pemuda dari Sabang sampai Merauke.

Sebanyak 157 orang dari seluruh provinsi di Indonesia, diimbau untuk percaya pada kemampuan diri sendiri dan tidak meremehkan kontribusi sekecil apa pun yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Tsamara menyatakan Kemenpora ingin memastikan anak muda Indonesia memiliki ruang untuk menyampaikan gagasan, menghadirkan inovasi, serta mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan masing-masing.

Pelaksana tugas (Plt) Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora Hendro Wicaksono menambahkan, para peserta Wirasena Youth Camp 2026 harus mengingat bahwa kegiatan itu juga ruang pembelajaran untuk membangun karakter, menumbuhkan kepemimpinan, dan memperkuat semangat kolaborasi.

"Ketiga karakter yakni patriotik, gigih, dan berempati diharapkan tumbuh selama pelaksanaan kegiatan dan menjadi bekal bagi peserta untuk tampil sebagai contoh, pionir, serta pelopor perubahan di daerah masing-masing," kata dia.

Baca juga: Kemenpora gelar IYS di Taman Ismail Marzuki

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Donny Aditra

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira