Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Kemenko PM) mendorong mahasiswa mengembangkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu memberikan manfaat berkelanjutan.
"Inovasi mahasiswa perlu menjawab persoalan nyata di masyarakat, termasuk kemiskinan dan keterbatasan akses ekonomi. Tak hanya memberikan bantuan sosial, upaya memperkuat kemampuan masyarakat agar dapat memperbaiki kehidupannya secara mandiri juga diperlukan," kata Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu Kemenko PM, Abdul Haris di Jakarta, Kamis.
Baca juga: Menko PM - Menko PMK sinergi strategi pengentasan kemiskinan
Ia mengatakan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2026, dari 22,93 juta penduduk miskin di Indonesia, sebanyak 12,10 juta orang tinggal di perdesaan.
Tingkat kemiskinan perdesaan mencapai 10,67 persen, lebih tinggi dibandingkan perkotaan yang sebesar 6,34 persen.
"Kondisi ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan dan kreativitas dalam menjawab persoalan sosial," katanya.
Abdul Haris juga mengingatkan bahwa kontribusi tersebut merupakan bagian dari Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.
Untuk meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam pemberdayaan masyarakat, Kemenko Pemberdayaan Masyarakat menggelar Liga Innovilleague 2026 yang mempertemukan delapan tim finalis yang terpilih dari 415 tim dengan total 1.245 peserta pendaftar.
Baca juga: Menko PM dorong pemberdayaan jadi instrumen utama entaskan kemiskinan
Baca juga: Menko Muhaimin: Pengentasan kemiskinan harus dibangun lewat ekosistem
Para mahasiswa menjalankan berbagai program bersama masyarakat di Kepulauan Mentawai, Banyumas, Gunungkidul, Sidoarjo, Surabaya, Jember, Buleleng, hingga Tomohon.
Program yang diusung mencakup pengelolaan limbah, pengembangan pangan lokal dan pariwisata, pendidikan anak, serta konservasi air. Penilaian final berfokus pada kontribusi mahasiswa, perubahan yang dirasakan masyarakat, dan keberlanjutan program setelah pendampingan berakhir.
Pihaknya berharap Innovilleague mampu menghimpun praktik baik dari perguruan tinggi yang dapat dipelajari dan diterapkan di daerah lain. Dengan begitu, inovasi mahasiswa berpeluang berkembang melampaui proyek kampus dan menjadi solusi yang relevan bagi kebutuhan masyarakat.
Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Anita Permata Dewi
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira