dari sisi pencegahan dan kesiapan fasilitas layanan, Kemenkes menggencarkan edukasi risiko, memantau tren penyakit pernapasan, serta menerbitkan surat kewaspadaan bagi daerah berisiko
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan mengerahkan tenaga kesehatan lintas kompetensi, serta mendistribusikan logistik kesehatan secara masif ke tujuh provinsi terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Tenaga yang dimobilisasi ini memiliki beragam kompetensi. Data mobilisasi di bidang kesehatan ada dokter, kemudian juga perawat, bidan, apoteker, tenaga gizi, sampai ke pengemudi ambulans," kata Juru Bicara Utama Kementerian Kesehatan, Widyawati dalam program siaran Info Bencana Terkini BNPB di Jakarta, Rabu.
Meski tidak menjelaskan rinci berapa jumlah nakes yang ditugaskan, namun dia memastikan tujuh daerah terdampak karhutlah memiliki jumlah tenaga kesehatan yang memadai sehingga keluhan masyarakat dapat direspons cepat dan tepat.
"Juga mendistribusikan bantuan logistik kesehatan secara masif ke tujuh provinsi terdampak, meliputi Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan ini," kata dia.
Adapun berdasarkan pembaruan data per 4 November, bantuan logistik kesehatan tersebut mencakup sekitar 3,8 juta masker, 280 unit oksigen konsentrator, 41.000 pasang sarung tangan, 939 tabung oksigen, serta ribuan alat pelindung diri (APD).
Selain itu, distribusi logistik dilengkapi dengan suplai penjernih udara (air purifier), pemberian makanan tambahan (PMT), berbagai jenis obat-obatan, vitamin, hingga kelengkapan penunjang medis lainnya yang disalurkan secara terukur sesuai kebutuhan di daerah.
Dia menambahkan dari sisi pencegahan dan kesiapan fasilitas layanan, Kemenkes menggencarkan edukasi risiko, memantau tren penyakit pernapasan, serta menerbitkan surat kewaspadaan bagi daerah berisiko.
Saat ini, kesiapan medis didukung oleh 1.691 pos Puskesmas, 360 rumah sakit rujukan, 87 Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta layanan darurat Public Safety Center (PSC) 119.
"Seluruh jaringan fasilitas tersebut didukung penuh oleh pasokan logistik medis serta ribuan tenaga medis dan dokter spesialis yang bersiaga di lapangan," kata dia.
Baca juga: Kemenkes catat 401.586 kasus kumulatif Ispa akibat karhutla
Baca juga: Ombudsman: Pemda perkuat sistem logistik dasar selama masa darurat bencana
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · M. Riezko Bima Elko Prasetyo
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira