Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Maria Endang Sumiwi mengajak seluruh masyarakat merangkul penyandang down syndrome guna mengusir rasa kesepian, sekaligus mendorong para orang tua memanfaatkan layanan kesehatan di puskesmas secara optimal.

Dalam kegiatan jalan sehat bersama anak dengan down syndrome di Jakarta, Minggu, Endang menegaskan bahwa konsep kesehatan bukan sekadar terbebas dari penyakit fisik, melainkan juga menyangkut kesehatan jiwa yang diperoleh dari rasa diterima secara sosial.

Baca juga: Ratusan anak down syndrome meriahkan HBKB Kuningan dengan jalan sehat

Baca juga: PKK Sulsel minta lindungi anak down syndrome dari kekerasan seksual

"Kesepian adalah ketika seseorang merasa tidak diterima, tidak dilibatkan, tidak dianggap ada, dan kesepian itu nyata dampaknya bagi kesehatan, terutama kesehatan jiwa," katanya.

Endang meminta masyarakat untuk mulai melakukan langkah sederhana, seperti memberikan sapaan, senyuman, dan ajakan bermain untuk mengusir rasa sepi yang dialami penyandang disabilitas tersebut.

​Kemenkes juga mengimbau para orang tua agar tidak berkecil hati dan terus aktif memantau tumbuh kembang anak mereka melalui fasilitas kesehatan primer secara terpadu.

​"Datanglah ke Puskesmas, bergabung lah dengan komunitas, dan ceritakan perjalanan Anda. Kami ada untuk mendampingi," ujar dia.

Endang memastikan pemerintah berkomitmen memperkuat deteksi dini serta penanganan masalah kesehatan penyerta pada anak dengan down syndrome melalui program cek kesehatan gratis di fasilitas tingkat pertama.

Baca juga: Dukung kesehatan penyandang down syndrome lewat Trisomy Awareness Bash

​Menurut dia, kolaborasi yang erat antara keluarga, komunitas, dan fasilitas kesehatan diharapkan mampu menciptakan ekosistem inklusif yang mendukung penyandang down syndrome untuk berdaya dan berkarya secara maksimal.

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Orang Tua Anak dengan Down Syndrome (POTADS), Eliza Rogi mengatakan kegiatan ini digelar sekaligus meramaikan Bulan Kesadaran Down Syndrome yang diperingati setiap Oktober.

"Tahun ini kita mengangkat tema Together Against Loneliness, artinya bersama melawan kesepian. Tema ini kita ambil karena kita merasakan bahwa sampai hari ini anak-anak dengan down syndrome itu masih dibayang-bayangi dengan adanya stigma, pengabaian dan lain sebagainya," katanya.

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Sean Filo Muhamad

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira