Kami tegas karena ada monitoring di tingkat nasional, sehingga semua yang terjadi selama pelaksanaan TKA ini dimonitor dalam sistem yang kami siapkan di Jakarta
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memastikan komitmen pengawasan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang pendidikan SMA, sekaligus menegaskan sanksi bagi setiap pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan tes tersebut.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan pengawasan dilakukan melalui sistem pemantauan nasional yang memungkinkan seluruh aktivitas selama pelaksanaan TKA dipantau dari Jakarta.
"Kami tegas karena ada monitoring di tingkat nasional, sehingga semua yang terjadi selama pelaksanaan TKA ini dimonitor dalam sistem yang kami siapkan di Jakarta," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti usai meninjau pelaksanaan TKA gelombang pertama hari pertama di SMA Negeri 3 Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Senin.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk mengantisipasi pelanggaran yang berkaitan dengan media sosial maupun aktivitas lain, seperti yang terjadi pada TKA tahun sebelumnya.
Baca juga: Mendikdasmen ungkap alasan penggunaan soal panjang dalam TKA
Mendikdasmen mencontohkan pelanggaran pada tahun lalu antara lain siaran langsung saat tes berlangsung serta tindakan pengawas yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Pihaknya telah meminta identitas pengawas yang terlibat dalam pelanggaran pada tahun lalu dan memastikan tidak kembali dilibatkan maupun diikutsertakan dalam pelaksanaan TKA tahun ini.
"Jadi kami sungguh-sungguh untuk memastikan bahwa TKA berjalan secara jujur dan sesuai dengan peraturan yang ada," ucap Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Ia menegaskan penerapan sanksi terhadap pelanggaran TKA tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku seperti tahun sebelumnya. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga integritas pelaksanaan tes sekaligus memastikan seluruh pihak menjalankan tanggung jawabnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Toni Toharudin mengatakan melalui sistem pemantauan nasional, pihaknya bekerja sama dengan 17 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) untuk mengawasi pelaksanaan TKA secara daring melalui Zoom.
Baca juga: Mendikdasmen ingatkan murid kuasai materi Tes Kemampuan Akademik
Pemantauan, kata dia, dilakukan dengan mengamati kondisi di setiap ruang kelas melalui sistem yang telah disiapkan sehingga pelaksanaan tes dapat diawasi secara lebih menyeluruh.
Toni menambahkan TKA tidak hanya bertujuan mengukur kemampuan akademik murid, tetapi juga menjadi sarana untuk menguatkan karakter, terutama kejujuran dan kepercayaan diri.
"Karena itu sebenarnya tes kemampuan akademik ini bukan hanya mengetes murid-murid, tapi mengetes karakter kita. Mengetes karakter para murid dan pengawasnya juga," katanya.
Ia berharap pengawasan dan penerapan sanksi yang tegas dapat mendorong seluruh pihak, baik peserta maupun pengawas, menjalankan TKA secara jujur, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Baca juga: Kemendikdasmen beri fleksibilitas susulan TKA untuk wilayah karhutla
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Hana Dewi Kinarina Kaban
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira