Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kebudayaan meninjau pemulihan 81 titik cagar budaya dan objek diduga cagar budaya (ODCB) yang terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Senin (2/11), melalui Program Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (PRRP).
Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kementerian Kebudayaan Bambang Wibawarta mengatakan pemulihan cagar budaya membutuhkan penanganan khusus agar proses rehabilitasi tetap mempertahankan keaslian bangunan dan nilai historis yang terkandung di dalamnya.
"Penanganan cagar budaya membutuhkan pendekatan khusus agar proses pemugaran dan renovasinya tetap mempertahankan keaslian serta nilai historisnya," kata Bambang saat meninjau sejumlah situs bersejarah di Pidie Jaya, yang dikutip dari keterangan tertulis, Senin.
Baca juga: Menbud dorong penetapan Cagar Budaya Leang Bulu Sipong
Dalam kunjungan tersebut, Bambang didampingi Staf Khusus Menteri Bidang Media dan Komunikasi Muhammad Asrian Mirza serta jajaran Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh.
Rombongan juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya untuk membahas perkembangan penanganan warisan budaya pascabencana 2025.
Melalui program PRRP, Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh mendampingi pemerintah daerah dalam tahapan pemulihan, mulai dari pendataan, identifikasi, asesmen tingkat kerusakan, perlindungan darurat, hingga rehabilitasi fisik cagar budaya.
Baca juga: Pemprov NTB ambil alih pengusulan cagar budaya kawasan adat Bayan
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pidie Jaya Marzuwan menyebutkan sebanyak 81 titik cagar budaya dan ODCB telah memasuki tahap awal pemulihan melalui program tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Pidie Jaya Munawar Ibrahim berharap pemulihan sektor kebudayaan dapat berlangsung secara berkelanjutan, mengingat daerah tersebut termasuk wilayah dengan tingkat kerusakan parah akibat bencana.
Dalam peninjauan lapangan, rombongan Kementerian Kebudayaan mengunjungi Situs Masjid Madinah dan Situs Masjid Tgk. Di Pucok Krueng.
Baca juga: Dua tahun Kemenbud catat 1.257 cagar budaya nasional
Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi turut mendampingi peninjauan tersebut dan mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap upaya pemulihan warisan budaya di daerahnya.
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat rehabilitasi situs-situs bersejarah yang terdampak bencana sehingga warisan budaya tersebut dapat kembali terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran Bapak Sekjen dan rombongan. Kami mengharapkan doa serta dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat agar cagar budaya dan situs bersejarah di Pidie Jaya yang terdampak bencana ini dapat segera pulih, bangkit, dan terjaga kembali untuk generasi mendatang," ujar Sibral Malasyi.
Baca juga: Kementerian Kebudayaan tingkatkan penetapan cagar budaya nasional
Baca juga: Sumbawa siapkan revitalisasi Istana Dalam Loka jelang JKPI 2028
Pewarta: Putri Hanifa
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Putri Hanifa
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira