Jakarta (ANTARA) - Jus stroberi dan pisang menjadi salah satu pilihan minuman berbahan buah yang mudah dibuat di rumah. Perpaduan stroberi yang kaya vitamin C dan pisang yang mengandung kalium serta serat dapat membantu memenuhi kebutuhan zat gizi tubuh jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Kedua buah tersebut memiliki kandungan gizi yang berbeda. Stroberi mengandung vitamin C dan senyawa antioksidan, sedangkan pisang menyediakan karbohidrat sebagai sumber energi serta kalium yang berperan dalam fungsi otot dan saraf.
Meski demikian, manfaat jus stroberi dan pisang tidak berarti minuman ini dapat menyembuhkan penyakit tertentu. Kandungan gizinya lebih tepat dipahami sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan melalui pola makan yang beragam.
Lantas, apa saja manfaat jus stroberi dan pisang bagi tubuh dan bagaimana cara mengolahnya agar tetap sehat?
Baca juga: Manfaat kalium dalam pisang untuk jaga kesehatan tubuh
Baca juga: Empat buah yang bantu menurunkan tekanan darah
1. Membantu memenuhi kebutuhan vitamin C
Stroberi merupakan salah satu buah yang mengandung vitamin C. Zat gizi ini berperan dalam pembentukan kolagen, membantu proses penyembuhan luka, mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh, dan meningkatkan penyerapan zat besi dari sumber pangan nabati.
Vitamin C juga berfungsi sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Karena itu, stroberi dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin C harian.
Sebagai gambaran, data Cleveland Clinic menunjukkan bahwa 100 gram stroberi mengandung sekitar 59,6 miligram vitamin C. Jumlah tersebut dapat berbeda bergantung pada varietas, tingkat kematangan, dan kondisi penyimpanan buah.
Mengolah stroberi bersama pisang dapat menambah variasi asupan buah. Namun, manfaatnya tetap bergantung pada pola makan secara keseluruhan, bukan hanya konsumsi satu jenis minuman.
2. Menyediakan kalium untuk fungsi otot dan saraf
Pisang dikenal sebagai salah satu sumber kalium, yaitu mineral yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga keseimbangan cairan serta mendukung fungsi saraf dan kontraksi otot.
Kalium juga berperan dalam pengaturan tekanan darah. Asupan kalium yang cukup, disertai pembatasan konsumsi natrium atau garam berlebihan, dapat membantu mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Harvard T.H. Chan School of Public Health mencatat bahwa satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 450 miligram kalium. Kandungan sebenarnya dapat berbeda menurut ukuran dan varietas pisang.
Meski demikian, mengonsumsi jus stroberi dan pisang saja tidak cukup untuk mengendalikan tekanan darah. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehat tetap diperlukan.
Orang dengan penyakit ginjal atau kondisi tertentu yang mengharuskan pembatasan kalium sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai jumlah buah yang aman dikonsumsi.
3. Membantu memenuhi kebutuhan serat
Stroberi dan pisang mengandung serat yang dibutuhkan untuk menjaga fungsi pencernaan. Serat membantu memperlancar pergerakan usus dan dapat mendukung keteraturan buang air besar.
Serat juga berperan dalam memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga dapat membantu pengaturan pola makan jika dikombinasikan dengan kebiasaan makan yang sesuai kebutuhan tubuh.
Namun, jumlah serat dalam minuman bergantung pada cara pengolahannya. Jika buah diblender bersama seluruh daging buah tanpa disaring, sebagian besar seratnya dapat tetap dipertahankan. Sebaliknya, pemerasan dan penyaringan dapat mengurangi jumlah serat yang dikonsumsi.
Karena itu, mengonsumsi stroberi dan pisang secara langsung juga menjadi pilihan yang baik untuk memperoleh serat dari buah.
Baca juga: 10 manfaat stroberi untuk kesehatan ibu hamil dan janin
4. Menjadi sumber energi untuk aktivitas sehari-hari
Pisang mengandung karbohidrat yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh. Kandungan tersebut membuat pisang dapat menjadi pilihan buah untuk sarapan atau camilan sebelum melakukan aktivitas fisik.
Stroberi juga menyediakan karbohidrat dalam jumlah relatif rendah serta berbagai vitamin dan mineral. Jika dikombinasikan, kedua buah tersebut dapat menjadi minuman yang menyegarkan sekaligus menambah asupan zat gizi.
Meski demikian, kebutuhan energi setiap orang berbeda, bergantung pada usia, aktivitas fisik, kondisi kesehatan, dan kebutuhan kalori harian.
Penambahan gula, susu kental manis, sirup, atau pemanis lainnya dapat meningkatkan kandungan energi minuman. Karena itu, jus stroberi dan pisang sebaiknya dibuat tanpa tambahan gula jika rasa manis alami buah sudah mencukupi.
5. Menyumbang antioksidan untuk melindungi sel
Stroberi mengandung senyawa antioksidan, termasuk antosianin yang memberikan warna merah pada buah tersebut. Senyawa ini merupakan bagian dari kelompok polifenol yang diteliti karena potensinya dalam mendukung kesehatan.
Selain itu, vitamin C dalam stroberi turut berperan sebagai antioksidan. Pisang juga mengandung berbagai zat gizi dan senyawa alami yang melengkapi pola makan.
Antioksidan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif. Namun, mengonsumsi jus stroberi dan pisang tidak dapat dijadikan jaminan untuk mencegah penyakit tertentu atau menggantikan pengobatan medis.
Manfaat kesehatan lebih baik diperoleh melalui kebiasaan mengonsumsi beragam buah dan sayuran, bukan hanya mengandalkan satu jenis jus.
6. Apakah jus stroberi dan pisang baik dikonsumsi setiap hari?
Jus stroberi dan pisang dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang. Namun, jumlah dan cara pengolahannya perlu diperhatikan agar asupan gula dan energi tetap sesuai kebutuhan.
Buah yang diblender tanpa disaring masih mengandung serat, tetapi proses penghalusan dapat membuat buah lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah banyak. Sementara itu, gula yang terkandung dalam jus atau smoothie perlu diperhatikan, terutama jika minuman ditambah gula, sirup, atau pemanis lainnya.
Pedoman National Health Service (NHS) Inggris menyarankan agar total konsumsi jus buah, jus sayuran, dan smoothie dibatasi hingga sekitar 150 mililiter per hari. Rekomendasi ini merupakan pedoman kesehatan masyarakat Inggris dan bukan batas universal yang berlaku untuk semua orang.
Baca juga: 10 buah dengan kandungan vitamin C terbaik untuk tubuh
Bagi masyarakat yang ingin memperoleh serat lebih banyak, mengonsumsi buah utuh dapat menjadi pilihan utama. Jus atau smoothie dapat menjadi alternatif, tetapi sebaiknya tidak menggantikan seluruh konsumsi buah dalam bentuk utuh.
Orang dengan diabetes juga perlu memperhatikan porsi buah dan bahan tambahan yang digunakan. Jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, kebutuhan konsumsi buah sebaiknya disesuaikan dengan saran tenaga kesehatan.
7. Cara membuat jus stroberi dan pisang yang sehat
Jus stroberi dan pisang dapat dibuat menggunakan bahan sederhana tanpa perlu tambahan pemanis. Berikut cara mengolahnya:
1. Siapkan sekitar 100 gram stroberi segar dan satu buah pisang berukuran sedang.
2. Cuci stroberi di bawah air mengalir dan buang bagian daunnya.
3. Kupas pisang, lalu potong menjadi beberapa bagian agar mudah diblender.
4. Masukkan stroberi dan pisang ke dalam blender.
5. Tambahkan sedikit air atau es batu sesuai selera.
6. Blender hingga halus tanpa menyaring ampasnya agar serat tetap ikut dikonsumsi.
7. Sajikan segera tanpa tambahan gula atau sirup.
Jika ingin membuat tekstur yang lebih lembut, minuman dapat dikombinasikan dengan yoghurt tawar tanpa gula tambahan. Namun, perhatikan kandungan energi dan komposisi bahan tambahan sesuai kebutuhan.
Jus yang dibuat di rumah juga perlu disiapkan menggunakan peralatan bersih dan bahan yang masih segar. Jika tidak langsung dikonsumsi, simpan dalam lemari pendingin dan hindari membiarkannya terlalu lama pada suhu ruang.
Jus stroberi dan pisang dapat menjadi salah satu cara menikmati buah sekaligus memperoleh vitamin, mineral, dan senyawa alami yang mendukung kesehatan. Meski demikian, manfaatnya akan lebih optimal jika disertai pola makan beragam, aktivitas fisik teratur, serta pembatasan gula tambahan.
Baca juga: Makanan super untuk tingkatkan energi
Baca juga: Manfaat mengonsumsi stroberi bagi kesehatan
Baca juga: Ahli gizi ungkap sarapan terbaik untuk bantu turunkan berat badan
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · M. Hilal Eka Saputra Harahap
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira