Jakarta (ANTARA) - Judoka Indonesia berhasil meraih dua medali perunggu dan tiga posisi lima besar dari pada dua kejuaraan internasional masing-masing di Amman, Yordania, dan Dakar, Senegal, pada akhir Oktober sampai awal November 2026.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pun mengapresiasi pencapaian para atlet tersebut.
"Itu prestasi yang menggembirakan. Saya mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, dan seluruh tim yang telah bekerja keras membawa nama Indonesia di level dunia. Hasil itu menunjukkan bahwa judoka kita memiliki kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional," kata Maruli, dikutip dari pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Minggu.
M
edali perunggu pertama Indonesia dipersembahkan Hagia Sofya Radityo di Kejuaraan Judo Junior Asia 2026 pada 31 Oktober-1 November di Yordania.
Baca juga: Sashenka persembahkan medali pertama Indonesia di Youth Olympic Dakar
Baca juga: Maruli tetapkan kepengurusan Judo Indonesia periode 2026-2030
Hagia Sofya Radityo meraih medali perunggu di kelas -48 kilogram putri. Adapun Wenny Luna San Purba menempati peringkat kelima pada kelas +78 kilogram putri.
Sementara itu, dua judoka Indonesia lainnya, Dinny Febriany dan Chelsie Tifany Cia, sama-sama finis di peringkat kelima kelas -57 kilogram putri pada Amman Asian Open 2026 yang digelar pada 28–29 Oktober.
Berdasarkan catatan International Judo Federation (IJF), Amman Asian Open 2026 diikuti 129 judoka dari 22 negara. Adapun Amman Junior Asian Cup 2026 melibatkan 121 judoka dari 19 negara.
"Pencapaian para judoka Indonesia di Amman perlu dijadikan momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan kesiapan atlet menghadapi persaingan internasional yang semakin ketat. Kita perlu terus memperbaiki kemampuan teknik, strategi pertandingan, fisik, dan mental bertanding," ujar Maruli.
Prestasi lainnya datang dari judoka muda Indonesia, Sashenka Cahaya Fatimah, yang berhasil meraih medali perunggu kelas -63 kilogram putri pada Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026 di Senegal.
Sashenka memastikan medali tersebut setelah mengalahkan judoka Aljazair, Dounia Berrahoual, dalam pertandingan perebutan tempat ketiga di Dakar Expo Center, Senin (2/11).
Hasil ini melanjutkan catatan positif Sashenka di level internasional. Sebelumnya, ia berhasil meraih medali emas kelas -63 kilogram putri pada Asian Youth Games Bahrain 2025.
Maruli menilai keberhasilan Sashenka menjadi bukti pentingnya regenerasi atlet dalam pembangunan prestasi judo nasional. Menurutnya, pembinaan tidak boleh hanya berfokus pada satu kejuaraan atau atlet tertentu, tetapi harus mampu melahirkan lebih banyak judoka muda berkualitas.
"Pencapaian para judoka Indonesia di Yordania dan Senegal harus menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan, meningkatkan kualitas kepelatihan, serta memberikan kesempatan bertanding yang lebih luas bagi para atlet," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) tersebut.
Sebelumnya, Maruli menerima laporan hasil kejuaraan dari Sekretaris Jenderal PB PJSI Maria Regina Vega. Maria juga menyambut kedatangan para judoka Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat (6/11).
Baca juga: Perjuangan Roma Siska Tampubolon pupus dalam para judo J1 +70kg putri
Baca juga: Fajar Pambudi sabet perunggu untuk Indonesia dari para judo
Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Hendri Sukma Indrawan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira