Jakarta (ANTARA) - Pembalap Aprilia Racing Jorge Martin mendapat izin medis untuk mengikuti sesi latihan bebas pertama (FP1) MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Jumat, meski belum sepenuhnya pulih dari cedera pergelangan tangan kanan.

MotoGP melalui laman resminya, Kamis, mengonfirmasi bahwa juara dunia 2024 tersebut dinyatakan dapat mengikuti FP1 setelah menjalani pemeriksaan medis di Sirkuit Internasional Sepang.

"Kabar baik! Jorge Martin (Aprilia Racing) telah mendapat lampu hijau untuk mengikuti latihan bebas pertama pada Jumat pagi setelah menjalani pemeriksaan medis di Sirkuit Internasional Sepang pada Kamis," demikian pernyataan MotoGP.

Pembalap asal Spanyol yang dijuluki Martinator itu mengalami retak tulang tanpa pergeseran pada bagian bawah tulang pengumpil di pergelangan tangan kanannya setelah terjatuh dalam balapan sprint MotoGP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (24/10).

Cedera tersebut sempat menimbulkan keraguan mengenai kemungkinan Martin mengikuti rangkaian MotoGP Malaysia.

Meski telah memperoleh izin mengikuti FP1, Martin masih harus menjalani pemeriksaan medis lanjutan setelah sesi tersebut untuk menentukan apakah kondisinya memungkinkan tampil dalam rangkaian balapan berikutnya.

Keikutsertaan Martin di Sepang menjadi penting dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Saat ini, Martin menempati peringkat kedua klasemen sementara dengan 355 poin, terpaut 10 poin dari pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez yang memimpin klasemen dengan 365 poin.

MotoGP Malaysia merupakan seri ke-19 dari 22 seri yang dijadwalkan berlangsung pada musim 2026.

Rangkaian MotoGP Malaysia berlangsung pada 30 Oktober hingga 1 November, dengan balapan sprint dijadwalkan pada Sabtu (31/10) dan balapan utama pada Minggu (1/11).

Baca juga: Manajer Ducati sebut Jorge Martin lakukan kesalahan fatal

Baca juga: Rivola harap Jorge Martin bisa tampil di Sepang

Baca juga: Jorge Martin ingin tingkatkan performanya di GP Australia

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Fajar Satriyo

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira