Brussel (ANTARA) - Sebuah jet tempur Mirage 2000D milik Angkatan Udara Prancis jatuh saat melakukan penerbangan latihan di wilayah timur laut Prancis, Selasa malam (20/10), menewaskan seorang pilotnya dan navigatornya hilang, menurut Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis, Rabu.

Pesawat yang beroperasi dari pangkalan udara Nancy-Ochey itu jatuh di Departemen Meurthe-et-Moselle, dekat kota Nancy, menurut stasiun televisi Prancis BFMTV.

Awak pesawat itu terdiri atas dua orang, yakni seorang pilot dan seorang navigator. Pihak berwenang mengonfirmasi kematian pilot, sementara operasi pencarian terhadap navigator yang hilang masih berlangsung.

Baca juga: TNI AU kirim pilot Rafale ke Prancis untuk perdalam ilmu perang udara

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.35 waktu setempat (Rabu, pukul 04.35 WIB) di wilayah antara desa-desa Rogeville, Domevre-en-Haye, dan Tremblecourt, sebelah utara Nancy.

Wali Kota Pont-a-Mousson, Henry Lemoine, mengatakan sejumlah besar personel kepolisian dan petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan ke wilayah tersebut, yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Puing-puing pesawat tersebut telah ditemukan oleh sebuah drone, tetapi pihak berwenang belum memberikan rincian lebih lanjut karena operasi darurat masih berlangsung, kata Lemoine dalam sebuah pernyataan di Facebook.

Sebuah pusat koordinasi krisis telah didirikan di Rogeville, sementara pemerintah daerah memperingatkan kemungkinan gangguan lalu lintas di wilayah sekitar.

Sementara itu, penyelidikan yudisial telah dibuka untuk mengungkap kronologi dan penyebab kecelakaan tersebut.

Sumber: Anadolu

Baca juga: TNI AU incar pesawat A330 MRTT untuk operasi militer

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Kuntum Khaira Riswan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira