Tokyo (ANTARA) - Kementerian Pertahanan Jepang pada Minggu untuk pertama kalinya menggunakan peluncur rudal berpemandu antarkapal permukaan Type-25 jarak jauh dalam simulasi latihan militer gabungan Jepang-Amerika Serikat.

Penggunaan tersebut dilakukan setelah sistem peluncur itu dikerahkan ke wilayah Jepang barat daya pada awal tahun ini.

Type-25 merupakan rudal produksi dalam negeri yang dirancang untuk diluncurkan dari kendaraan peluncur.

Dengan jangkauan terbang sekitar 1.000 kilometer, rudal tersebut dapat menjangkau sejumlah wilayah pesisir China daratan dan dipandang sebagai senjata untuk melakukan serangan balasan.

Di Area Manuver Onohara yang membentang di Prefektur Nagasaki dan Saga, anggota Pasukan Bela Diri Jepang terlihat mengangkut peluncur rudal ke posisi penembakan. Peluncur tersebut kemudian ditempatkan menghadap ke arah barat daya.

Latihan gabungan Keen Sword yang melibatkan sekitar 45.000 personel Pasukan Bela Diri Jepang dan sekitar 12.000 personel militer AS di berbagai wilayah Jepang dimulai pada 19 Oktober dan akan berlangsung hingga Kamis.

Tujuh negara lainnya, termasuk Australia, juga turut berpartisipasi dalam latihan tersebut.
Rudal Type-25 dikerahkan di Kamp Kengun milik Pasukan Bela Diri Darat Jepang di Prefektur Kumamoto pada Maret lalu.

Jepang memutuskan untuk memperoleh senjata dengan kemampuan serangan balasan, menandai perubahan besar dari kebijakan yang semata-mata berorientasi pada pertahanan berdasarkan konstitusi negara tersebut yang menolak perang.

Keputusan itu tertuang dalam dokumen-dokumen terkait keamanan yang diperbarui pada 2022.

Menurut pemerintah Jepang, negara itu dapat meluncurkan rudal semacam itu apabila menilai bahwa musuh telah memulai serangan, bahkan sebelum Jepang mengalami kerusakan atau dampak serangan apa pun.

Namun, kebijakan tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa kesalahan penilaian dapat memicu serangan pendahuluan, yang dilarang berdasarkan hukum internasional.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Jepang pamerkan peluncur rudal jarak jauh sebelum ditempatkan

Baca juga: Korut kecam rencana Jepang kerahkan rudal jarak jauh

Baca juga: Jepang anggarkan 5 triliun yen untuk rudal jarak jauh

Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Katriana

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira