Jabar terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan hasil penilaian tersebut. Program-program kami juga banyak direplikasi oleh daerah lain

Bandung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) dan Sumatera Utara (Sumut) memperkuat sinergi pembangunan strategis melalui kerja sama konkret yang difokuskan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, akselerasi reformasi birokrasi, serta transformasi digital pemerintahan.

Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyambut hangat kerja sama yang terpatri dalam perjanjian kerja sama di sela kunjungan kerja Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya di Jawa Barat beberapa waktu lalu itu, dan menegaskan kolaborasi antardaerah memegang peran vital bagi kemajuan bersama.

"Kolaborasi semacam ini amat penting. Kami berharap hubungan serta kerja sama kedua provinsi ini terus meningkat," ujar Erwan di Bandung, Rabu.

Lebih lanjut, ia menekankan agar nota kesepakatan yang telah disepakati tidak sekadar berhenti pada seremoni administratif di atas kertas, melainkan harus segera diterjemahkan ke dalam program kerja nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Perjanjian kerja sama ini harus betul-betul kita wujudkan, jangan hanya sebagai dokumen di atas kertas," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Erwan turut memaparkan berbagai rekam jejak dan pengalaman Pemprov Jabar dalam mengoptimalkan tata kelola pemerintahan, manajemen kinerja, hingga standar pelayanan publik.

Berbagai inovasi birokrasi yang lahir di Tatar Pasundan, lanjut dia, bahkan telah banyak direplikasi oleh daerah lain di Indonesia.

"Jabar terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan hasil penilaian tersebut. Program-program kami juga banyak direplikasi oleh daerah lain," tuturnya.

Sementara itu dalam keterangan Pemprov Jabar, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, memberikan apresiasi tinggi atas keterbukaan Pemda Jawa Barat dalam berbagi praktik terbaik (best practices).

Ia menilai sinergi itu menjadi jembatan strategis untuk memadukan keunggulan kompetitif kedua wilayah.

Surya menilai Jawa Barat memiliki keunggulan matang dalam hal inovasi pemerintahan, transformasi digital, dan manajemen pelayanan publik.

Dan di sisi lain, Sumatera Utara memiliki potensi raksasa di sektor agraris, perkebunan, perdagangan, industri, hingga pariwisata.

"Melalui kerja sama yang terarah, kita dapat saling belajar, berbagi pengalaman, mempertemukan keunggulan, serta mengembangkan inovasi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua provinsi," ujarnya.

Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (Biro Pemotda) Provinsi Jawa Barat, Faiz Rahman, mengungkapkan melalui aliansi strategis itu, Pemprov Jabar dan Sumut optimistis mampu saling memperkuat.

"Khususnya dalam kapasitas kelembagaan untuk melahirkan aparatur birokrasi yang kian adaptif, inovatif, serta responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat modern," tutur Faiz yang menyebut dokumen kerja sama tersebut akan ditandatangani masing-masing kepala daerah.

Baca juga: Sekda Jabar pastikan pemprov tak akan ajukan pinjaman dalam APBD 2027

juga: Dari RS Haji hingga Nias, Bobby bawa lima prioritas ke Bappenas

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Ricky Prayoga

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira