Teheran (ANTARA) - Iran mengajukan sejumlah usulan kepada Rusia terkait pengembangan kerja sama di sektor energi, kata Plt. Menteri Perminyakan Iran Hamid Bovard pada Senin (26/10).

"Selain rencana bersama yang sedang berjalan di bidang investasi Rusia dalam pengembangan ladang minyak Iran, kami telah mengajukan usulan kepada Pemerintah Rusia untuk memperluas kerja sama di bidang tersebut. Kami akan menyaksikan pertukaran sumber daya energi," kata Bovard seperti dikutip oleh kantor berita IRNA.

Dengan demikian, tambahnya, babak baru dalam hubungan bilateral antara Iran dan Rusia telah dibuka.

Bovard mengatakan Rusia dan Iran hanya perlu menyelesaikan sejumlah masalah teknis sebelum kesepakatan pasokan gas kedua negara siap ditandatangani.

Baca juga: Presiden Iran akan bahas ekonomi, isu global dengan Putin

Sebelumnya, Jumat (9/10), Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian membahas format kerja sama di sektor energi, serta mekanisme untuk memperkuat dan mengembangkan kerja sama trilateral.

Pertemuan tersebut berlangsung di Turkmenistan dan membahas sejumlah bidang yang menjadi kepentingan bersama ketiga negara.

Pada Januari 2025, Putin mengatakan volume pasokan gas Rusia ke Iran dalam proyek pipa gas tersebut pada akhirnya dapat mencapai 55 miliar meter kubik per tahun.

Namun, Putin mengatakan pasokan perlu dimulai dengan volume kecil, yakni hingga 2 miliar meter kubik.

Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev saat itu mengatakan pipa gas dari Rusia ke Iran akan melewati Azerbaijan. Kedua negara telah berada pada tahap akhir perundingan dan menyepakati pendekatan mengenai harga.

Sumber: SputnikBaca juga: Presiden Iran tegas tolak pemaksaan tuntutan melalui kekerasan

Baca juga: Bertelepon Trump, Putin tekankan perlunya kesepakatan dengan Iran

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Yoanita Hastryka Djohan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira