Istanbul (ANTARA) - Juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia memperingatkan perang baru dapat meluas ke wilayah yang jauh lebih luas jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melancarkan “petualangan lain di kawasan tersebut” bersama Israel.
“Jika presiden AS sekali lagi memulai petualangan militer di kawasan ini di bawah tekanan dan bujukan Zionis, kobaran perang tidak diragukan lagi akan meluas ke wilayah geografis yang jauh lebih luas,” tulis Akraminia melalui platform media sosial X pada Sabtu.
“Dan akhir dari konflik tersebut tidak akan berada di tangannya (Trump),” ujarnya memperingatkan.
Merujuk pada rekam jejak Presiden AS yang disebutnya telah mengkhianati diplomasi, Akraminia mengatakan militer Iran terus meningkatkan kesiapan tempur dan memantau secara ketat pergerakan AS di kawasan tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah masih tingginya ketegangan di Timur Tengah setelah AS dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang memicu aksi balasan Iran di kawasan.
Meski upaya diplomatik kemudian dilakukan dan Washington serta Teheran menandatangani nota kesepahaman pada Juni, ketegangan masih berlanjut terkait pengaturan keamanan dan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Trump tidak akan biarkan perang Iran berlarut-larut, ucap Vance
Baca juga: Mediator Qatar kembali ke Teheran upayakan AS-Iran damai
Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Kuntum Khaira Riswan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira