Jakarta (ANTARA) - Tablet iPad mini generasi baru yang dirilis tahun ini menggunakan baterai berkapasitas 4.900 mAh menurut basis data European Product Registry for Energy Labelling (EPREL).

Menurut siaran GSM Arena pada Jumat (30/10), kapasitas baterai tablet dengan nomor model A3596 pada basis data EPREL itu sedikit lebih kecil dari iPad mini keluaran tahun 2024, yang dibekali baterai berkapasitas 5.078 mAh.

Penurunan kapasitas baterai pada tablet terbaru Apple dinilai wajar mengingat perangkat itu sekitar 1 mm lebih tipis dan sekitar 40 gram lebih ringan dibandingkan pendahulunya.

Menurut data EPREL, baterai iPad mini terbaru dirancang bisa bertahan hingga 1.000 siklus pengisian daya penuh sebelum kapasitasnya menyusut ke angka 80 persen.

Selain itu, baterai ini diklaim mampu bertahan selama 78 jam untuk setiap pengisian daya berdasarkan siklus pengujian standar Uni Eropa.

Baterai iPad Mini baru tidak dapat diganti oleh pengguna. Apple menetapkan penggunaan pengisi daya dengan keluaran daya minimal 20W untuk baterai tersebut.

Baca juga: Apple rilis iPad mini baru dengan layar 8,5 inci dan cip A20 Pro

Data EPREL juga menunjukkan bahwa baterai tablet terbaru Apple memiliki peringkat efisiensi energi kelas D, indeks kemudahan perbaikan kelas C, serta tingkat ketahanan jatuh kelas D.

Tablet iPad Mini terbaru dibekali layar OLED, cip A20 Pro, dan jaminan pembaruan sistem operasi selama lima tahun.

Perangkat itu telah lolos sertifikasi ketahanan terhadap air dan debu IP67 serta diklaim memiliki ketahanan gores minimal level 4 skala Mohs.

Layanan pemesanan awal iPad Mini (2026) sudah dibuka. Unit pertamanya dijadwalkan sampai ke tangan pembeli pada 6 November 2026.

Perangkat ini dijual dengan harga mulai dari 699 dolar AS atau sekitar Rp12,6 juta.

Baca juga: Samsung Galaxy Tab S12 Series dirilis, cek spesifikasinya

Baca juga: Tablet gaming iQOO Pad Ultra dibekali cip SD 8 Elite Extreme Gen 6

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Farhan Arda Nugraha

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira