• Kamis, 22 Oktober 2026 12:23 WIB

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kanan) seusai meluncurkan Australia–Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera) di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Program Prospera memasuki tahap baru untuk periode 2026–2035 dengan nilai 420 juta dolar Australia sebagai kelanjutan kemitraan Indonesia dan Australia dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia selama lebih dari tiga dekade. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/tom.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kedua kiri) berfoto bersama Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong (kedua kanan), Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri), dan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Viada Hafid (kanan) seusai peluncuran Australia-Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera) di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Program Prospera memasuki tahap baru untuk periode 2026-2035 dengan nilai 420 juta dolar Australia sebagai kelanjutan kemitraan Indonesia dan Australia dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia selama lebih dari tiga dekade. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan sambutan pada peluncuran Australia-Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera) di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Program Prospera memasuki tahap baru untuk periode 2026-2035 dengan nilai 420 juta dolar Australia sebagai kelanjutan kemitraan Indonesia dan Australia dalam mendukung pembangunan ekonomi Indonesia selama lebih dari tiga dekade. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym.

Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · antaranews.com

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira