Jakarta (ANTARA) - Rangkaian isu penegakan hukum menjadi perhatian dalam berita hukum populer Antaranews sepanjang 25–31 Oktober.

Mulai dari dorongan Aliansi Mahasiswa Nusantara agar RUU Perampasan Aset tetap mengedepankan sistem peradilan pidana hingga pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang menyeret pada penggeledahan PT Djarum dan diperkirakan menimbulkan kerugian negara hingga triliunan rupiah.

Pada saat bersamaan, KPK menelusuri dugaan suap yang menjerat Bupati nonaktif Langkat Syah Afandin dengan memeriksa sejumlah ASN dan kepala desa, sementara upaya pemberantasan narkotika kembali menjadi sorotan setelah polisi menggagalkan penyelundupan 1,16 ton ketamin dari Malaysia.

Selengkapnya simak kembali berita terpopuler tersebut berikut ini

AMAN minta RUU Perampasan Aset utamakan sistem peradilan pidana

Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) mengusulkan ke Komisi III DPR RI agar Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset mengutamakan sistem peradilan pidana.

Baca selengkapnya

KPK umumkan pengembangan kasus Bea Cukai dan penggeledahan PT Djarum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan pengembangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan dan penggeledahan PT Djarum.

Baca selengkapnya

KPK nilai negara rugi triliunan rupiah akibat kasus cukai PT Djarum

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai negara rugi triliunan rupiah akibat kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan terkait cukai PT Djarum.

Baca selengkapnya

KPK panggil ASN Disdik Langkat hingga kades pada kasus Syah Afandin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil tiga orang aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat hingga seorang kepala desa untuk diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap yang menjerat Bupati nonaktif Langkat Syah Afandin alias Ondim.

Baca selengkapnya

Kapal asal malaysia bawa 1,16 ton ketamin, Dasco tegaskan jaga generasi muda

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan keberhasilan polisi menggagalkan upaya penyelundupan 1,1 ton ketamin yang berasal dari wilayah Malaysia, menjaga generasi muda dari ancaman bahaya narkoba.

Baca selengkapnya

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Devi Nindy Sari Ramadhan

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira