Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan foto Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas yang memegang papan bertuliskan “SETUJU TIDAK MBG DITUTUP, DIGANTI DENGAN UANG 300/BULAN”.

Foto tersebut memperlihatkan Zulhas berdiri di depan gerai sembako Koperasi Desa Merah Putih.

Unggahan tersebut disertai narasi:

“Apakah kalian masih setuju”

Gambar itu menarasikan seakan-akan Zulhas mengusulkan penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menggantinya dengan bantuan uang tunai sebesar Rp300.000 per bulan.

Namun, benarkah Zulhas mengusulkan agar program MBG dihentikan dan diganti dengan uang Rp300.000 per bulan?

Unggahan yang menarasikan Zulhas usulkan MBG diganti uang Rp300 ribu perbulan. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook)

Penjelasan:

Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi Zulkifli Hasan yang mengusulkan penghentian program MBG dan penggantian bantuan tersebut dengan uang tunai Rp300.000 per bulan.

Foto yang beredar juga telah dimanipulasi. Foto aslinya ditemukan dalam publikasi ANTARA Foto berjudul “Kopdes Merah Putih di Takalar Jadi Percontohan Nasional” yang diterbitkan pada 23 September 2025.

Foto asli tersebut memperlihatkan seorang petugas melintas di depan gerai sembako Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Aeng Batu-Batu di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.

Koperasi tersebut menjadi percontohan nasional dengan tujuh unit usaha, antara lain gerai sembako, pangkalan gas, simpan pinjam syariah, agen pos, klinik dan apotek, kafe, serta gudang pupuk dan sarana produksi pertanian.

Dalam foto asli, tidak terlihat Zulkifli Hasan memegang papan bertuliskan usulan penutupan MBG.

Sebaliknya, dalam pemberitaan ANTARA pada 20 Oktober 2026, Zulhas menyampaikan empat langkah pembenahan program MBG dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Keempat langkah tersebut meliputi perluasan layanan MBG ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T); pembenahan tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG); peningkatan keamanan dan mutu makanan; serta perbaikan data penerima manfaat dan penindakan terhadap penyimpangan.

Zulhas menegaskan bahwa pemerintah perlu memperluas pemerataan layanan, membenahi kekurangan dalam pelaksanaan program, dan menindak tegas penyimpangan.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pemerintah sedang memperbaiki pelaksanaan MBG, bukan mengumumkan penghentian program atau penggantian bantuan dengan uang tunai.

Dengan demikian, klaim bahwa Zulhas mengusulkan program MBG dihentikan dan diganti dengan uang Rp300.000 per bulan tidak berdasar. Foto yang digunakan dalam unggahan merupakan hasil manipulasi.

Klaim: Zulhas usulkan MBG diganti uang Rp300 ribu perbulan

Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Tim JACX

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira