...Saya sampaikan perkembangan setelah di lokasi

Banjarmasin (ANTARA) - Helikopter jenis Super Puma milik BNPB diduga jatuh saat menjalankan misi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu siang.

Informasi sementara yang beredar melalui grup komunikasi kedaruratan dan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyebutkan helikopter tersebut mengalami kecelakaan saat bermanuver mengambil air di Sungai Barito untuk keperluan pemadaman karhutla.

Berdasarkan data identitas pesawat yang diterima, helikopter tersebut diduga merupakan Eurocopter EC225LP Super Puma II+ atau Airbus Helicopters H225 dengan nomor registrasi VH-HGM dan nomor seri pesawat 2878.

Berdasarkan video amatir yang diterima, helikopter terlihat mendekati permukaan sungai sebelum kehilangan kendali dan jatuh ke air, sementara sejumlah warga setempat terlihat mendatangi lokasi untuk memberikan pertolongan kepada awak helikopter.

Baca juga: Sepekan, helikopter pemadam karhutla jatuh hingga makelar haji ilegal

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari petugas terkait kronologi kecelakaan maupun kondisi awak helikopter, karena pihak terkait masih menghimpun informasi dan melakukan konfirmasi atas kejadian tersebut.

Kepala Kantor SAR Banjarmasin I Putu Sudayana dikonfirmasi di Banjarmasin, Minggu mengatakan telah menerima informasi mengenai musibah tersebut dan sedang dalam perjalanan menuju lokasi kejadian.

"Saya dalam perjalanan ke lokasi, semua anggota yang tersedia kami kerahkan meluncur ke lokasi, saya sampaikan perkembangan setelah di lokasi," katanya.

Baca juga: Pangdam minta warga jangan dekati daerah helikopter jatuh di Seruyan

Sejumlah warga memberikan pertolongan diduga Helikopter jenis Super Puma jatuh saat misi pemadaman karhutla di Sungai Barito, Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026). (ANTARA/HO-Group SAR Banjarmasin)

Pewarta: Tumpal Andani Aritonang
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Tumpal Andani Aritonang

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira