Tokyo (ANTARA) - Harga 1.477 produk makanan dan minuman dari 195 produsen besar di Jepang diperkirakan akan naik pada bulan November, hampir 10 kali lipat dari 150 item yang tercatat pada bulan yang sama tahun lalu, menurut survei oleh perusahaan riset Jepang Teikoku Databank.

Bumbu, termasuk saus dan mayones, menyumbang pangsa terbesar, yaitu 644 item, diikuti oleh minuman beralkohol dan non-alkohol, dengan 417 item, kata perusahaan tersebut.

Jumlah produk makanan dan minuman yang mengalami kenaikan harga tahun ini telah mencapai 20.327, melebihi 20.000 untuk tahun kedua berturut-turut.

Menjelang tahun depan, laju kenaikan harga mungkin akan melambat karena perusahaan meneruskan biaya yang lebih tinggi sambil dengan cermat mengukur respons konsumen, kata seorang pejabat Teikoku Databank.

Pewarta: Xinhua
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Xinhua

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira