Jakarta (ANTARA) - Hangtuah Jakarta mengawali IBL All Indonesian 2026 dengan mengalahkan Satya Wacana Salatiga 62-58 pada pertandingan Grup B di GOR Laga Tangkas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu.
Dikutip dari laman resmi IBL, Sabtu, Hangtuah yang dilatih Raden Kristian tampil dominan pada awal pertandingan dengan unggul 10-4 pada kuarter pertama dan menutup paruh pertama laga dengan keunggulan 30-18.
IBL All Indonesian 2026 merupakan turnamen pramusim menjelang IBL 2027 yang berlangsung pada 24 Oktober hingga 1 November dengan melibatkan 10 klub dalam dua grup. Turnamen ini hanya memperbolehkan pemain lokal tampil.
Hangtuah tergabung di Grup B bersama Satya Wacana, Dewa United Banten, Pelita Jaya Jakarta, dan Kesatria Bengawan Solo.
Hangtuah juga memanfaatkan turnamen tersebut untuk menguji komposisi tim setelah mendatangkan delapan pemain baru dari total 15 pemain yang didaftarkan.
Dalam pertandingan melawan Satya Wacana, Hangtuah sempat mendapat perlawanan sengit setelah jeda. Tembakan dua angka Imanuel Mailensun memangkas ketertinggalan Satya Wacana menjadi 30-32.
Hangtuah kembali memperlebar keunggulan menjadi 35-30 berkat tembakan tiga angka Richard Kornelius.
Pertandingan kemudian berlangsung semakin ketat setelah Samuel Kafiar berhasil menembus pertahanan Hangtuah untuk menyamakan kedudukan menjadi 37-37.
Satya Wacana bahkan sempat berbalik unggul 38-37 sebelum satu dari dua lemparan bebas Richard Kornelius membawa Hangtuah menyamakan skor 38-38 pada akhir kuarter ketiga.
Memasuki kuarter keempat, Satya Wacana mempertahankan momentum kebangkitannya. Tiga menit setelah kuarter dimulai, Imanuel Mailensun membawa timnya unggul 43-40.
Hangtuah tidak tinggal diam dan kembali mengejar ketertinggalan melalui tembakan dua angka Arlan Sitorus yang membuat kedudukan imbang 45-45.
Kedua tim kemudian saling mencetak angka hingga pertandingan memasuki detik-detik terakhir.
Saat waktu tersisa sekitar 30 detik, tembakan tiga angka Gerald Nababan membawa Satya Wacana menyamakan kedudukan menjadi 58-58.
Namun, Arlan Sitorus menjadi penentu kemenangan Hangtuah melalui tembakan tiga angka yang mengubah skor menjadi 61-58.
Satu lemparan bebas Yogi Chan kemudian memastikan kemenangan Hangtuah dengan skor akhir 62-58.
Richard Kornelius menjadi pencetak angka terbanyak bagi Hangtuah dengan 13 poin, tiga bola pantul (rebound), dan satu umpan berbuah angka (assist).
Sementara itu, Abraham Awarawi menjadi pencetak angka terbanyak Satya Wacana dengan 12 poin, empat bola pantul, dan empat umpan berbuah angka.
Brooklyn Tristan juga menyumbangkan 12 poin bagi Satya Wacana serta mencatatkan empat umpan berbuah angka.
Baca juga: Pebasket lokal jadikan IBL All Indonesian ajang pembuktian
Baca juga: Dewa United padukan senior dan talenta muda untuk IBL All Indonesian
Baca juga: Jadwal IBL All-Indonesian 2026 lengkap: Grup hingga final
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright ยฉ ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA ยท Michael Siahaan
At a glance
- Topic
- World
- Country
- ๐ฎ๐ฉ ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira