Jakarta (ANTARA) - Perusahaan teknologi, Google, dalam ajang Android Dev Summit 2026 memastikan bahwa laptop unggulan terbarunya Googlebook akan hadir dalam tampilan laptop yang lebih menarik yaitu dalam tampilan detachable atau dilepas pasang.
Tampilan tersebut memungkinkan laptop itu dapat berfungsi sebagai tablet saat terlepas namun berfungsi selayaknya laptop saat terhubung dengan keyboard-nya.
Mengutip laporan 9to5 Google, Minggu (1/11) waktu setempat, informasi baru ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan mengingat informasi serupa dalam bentuk bocoran telah beredar sebelumnya.
Pengungkapan resmi oleh Google sebenarnya ingin menekankan bagaimana Googlebook dapat 'mencakup berbagai faktor bentuk layar besar mulai dari model lipat, konvertibel, dan segera juga model detachable."
Sejauh ini, Googlebook yang telah diluncurkan didominasi dengan tampilan laptop lipat yang konvensional seperti Asus Googlebook 14, Dell XPS Googlebook, HP Googlebook 14, dan Lenovo Googlebook 15.
Baca juga: Laptop Samsung Googlebook muncul di Geekbench, pakai chip Snapdragon
Untuk tampilan laptop konvertibel, Google menghadirkan Googlebook bersama dengan Acer lewat Acer Googlebook 14 yang dibanderol 899 dolar AS (sekitar Rp16.3 jutaan).
Bisa dibilang Acer Googlebook 14 saat ini memiliki tampilan yang paling unik, karena gawai ini dapat digunakan dalam mode laptop maupun mode seolah-olah tampak seperti tablet.
Akan tetapi perlu diingat di hari pertama peluncurannya Google masih melakukan perbaikan dan penyesuaian sistem pada model konvertibel.
Meskipun aplikasi layar penuh dapat dibuka dalam mode tablet dan layar portrait ternyata layar beranda/desktop Googlebook OS, Overview, dan laci aplikasi hanya tersedia dalam mode lanskap.
Kondisi serupa juga mungkin akan terjadi sebelum meluncurkan perangkat dalam model detachble. Diperkirakan Googlebook detachable pertama kemungkinan berasal dari Lenovo.
Menurut bocoran di Juli 2026, tablet ini bakal memiliki keyboard dan penyangga yang dapat dilepas. Bahkan ada Glowbar di sebelah kamera. Perangkat ini bocor bersamaan dengan laptop yang lebih kecil dari model 15 inci saat ini.
Dengan hadirnya Googlebook OS di tablet, pertanyaan yang lebih luas adalah sistem operasi apa yang akan digunakan tablet Android kelas atas di masa mendatang.
Memang masih ada ruang untuk tablet yang menjalankan Android, tetapi Googlebook OS secara teori memungkinkan pengalaman yang lebih mirip desktop seiring perusahaan terus melakukan peningkatan.
Baca juga: Google beri dukungan untuk ChromeOS hingga tahun 2034
Baca juga: Bocoran desain Googlebook beredar, punya bodi ramping dan bezel tipis
Baca juga: Asus Googlebook bocor sebelum resmi diluncurkan
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Livia Kristianti
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira