Jakarta (ANTARA) - DPD Partai Golkar DKI Jakarta menargetkan memperoleh 13 kursi di DPRD pada Pemilu 2029 dan membuka peluang bagi kader terbaiknya untuk maju dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur (Pilgub) DKI Jakarta.

Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta Basri Baco dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan partainya membidik kenaikan perolehan kursi di DPRD, yakni dari 10 menjadi 13 kursi pada Pemilu 2029.

"Harapan, ke depannya kami minimal bertahan lagi di partai lima besar. Syukur-syukur, bisa nambah kursinya. Targetnya, sih, nambah kurang lebih 12 sampai 13 kursi," kata Baco.

Selain membidik penambahan kursi legislatif, dia juga melihat peluang bagi kader Golkar untuk bersaing dalam pemilihan kepala daerah.

Menurut dia, kesempatan maju sebagai gubernur atau wakil gubernur DKI Jakarta dapat terbuka bagi kader terbaik, termasuk ketua partai di tingkat provinsi.

"Dan kalau ada kesempatan mungkin, ya, kader terbaik partai atau Ketua Golkar DKI Jakarta saat ini bisa nyalon sebagai gubernur atau wakil gubernur," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu.

Bagi Baco, capaian Golkar saat ini merupakan hasil dari proses panjang yang dijalaninya bersama Golkar sejak 2003-2004.

Baca juga: DPRD ajak warga jaga keamanan Jakarta di tengah potensi aksi

Sebelum menduduki kursi pimpinan DPRD DKI Jakarta, Baco mengawali kiprahnya melalui kepengurusan partai di tingkat pusat serta aktif dalam organisasi kepemudaan.

Perjalanan politiknya dimulai ketika terlibat dalam kelompok kerja (pokja) di sejumlah bidang di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Dia kemudian aktif selama dua periode dalam Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI), yakni organisasi sayap kepemudaan Golkar.

Selama bergabung dengan AMPI, Baco melewati masa kepengurusan Fahri Andi Leluasa dan Dave Laksono. Pengalaman berorganisasi itu menjadi bagian dari prosesnya mengenal dinamika politik sebelum terjun langsung ke pemilihan legislatif.

"Saya semenjak tahun 2003-2004 itu mulai aktif di DPP Golkar, aktif sebagai pokja di beberapa bidang, kemudian aktif di ormas AMPI," tutur Baco.

Langkah pertamanya mengikuti pemilihan legislatif berlangsung pada 2009, namun upaya tersebut belum membawanya ke kursi parlemen.

Baco kemudian memusatkan aktivitas politiknya di Golkar DKI Jakarta. Pada 2014, ia mengaku tidak dapat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif karena konflik internal partai.

Baco lantas mendaftar sebagai anggota Dewan Kota hingga akhirnya dilantik menjadi Dewan Kota Jakarta Pusat. Karier organisasinya berlanjut pada 2016, ketika dipercaya menjabat Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta.

Jabatan tersebut menjadi salah satu pijakannya sebelum terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta pada Pemilu 2019, dan diangkat sebagai Ketua Fraksi Golkar.

Baca juga: HUT ke-499 Jakarta, legislator harap ibu kota makin aman dan sejahtera

Kesempatan itu kembali terbuka pada Pemilu 2024. Baco dapat mempertahankan kursinya di DPRD DKI Jakarta sekaligus melanjutkan kiprahnya dalam kepengurusan Golkar tingkat provinsi.

"Terus berproses lagi terus. Selama 5 tahun di dewan, saya jadi sekretaris lagi yang kedua. Terus, nyalon lagi tahun 2024, Alhamdulilah, jadi," ungkap Baco.

Dalam perjalanan organisasi tersebut, Baco kembali dipercaya menjadi Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta pada musyawarah daerah (Musda) terbaru.

Dengan demikian, dia telah menjalani tiga periode dalam jabatan tersebut. Kini, tanggung jawabnya tidak hanya berkaitan dengan penguatan organisasi partai, tetapi juga pelaksanaan tugas sebagai pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Baco mengatakan peningkatan perolehan kursi Golkar dari enam menjadi 10 kursi dalam dua pemilu terakhir menjadi bekal untuk menghadapi kontestasi politik berikutnya.

Dia pun berharap Golkar tetap masuk jajaran lima besar partai politik di Jakarta sekaligus mempertahankan posisi sebagai salah satu partai pimpinan di parlemen daerah.

"Kami berharap Golkar mampu mempertahankan posisinya di jajaran lima besar partai politik di Jakarta, meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang, sekaligus menjalankan program yang menjawab kebutuhan warga ibu kota," ucap Baco.

Baca juga: DPRD minta BUMD DKI tingkatkan kontribusi terhadap pendapatan daerah

Baca juga: DPRD DKI: Sekolah swasta gratis jadi kunci cegah putus sekolah

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Syaiful Hakim

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira