Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Pusat Gerakan Kristiani Indonesia Raya (PP Gekira), organisasi sayap Partai Gerindra, mengecam segala bentuk tindakan ilegal, termasuk penyadapan yang diduga menyasar pimpinan tertinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Tindakan semacam ini tidak hanya mencederai privasi dan keamanan pejabat negara, tetapi juga merupakan bentuk ancaman nyata terhadap kedaulatan serta keutuhan bangsa," kata Wakil Ketua Umum PP Gekira Charles Lumban Gaol dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Menurutnya, tindakan penyadapan terhadap simbol-simbol negara dan pimpinan tertinggi pemerintahan memiliki motif terselubung yang berpotensi merusak stabilitas nasional.

"Tindakan penyadapan terhadap pimpinan negara NKRI bukanlah sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan sebuah bentuk makar yang terselubung. Motif di balik tindakan ini diduga kuat ingin menciptakan kekacauan politik, melemahkan institusi kepemimpinan nasional, dan secara sistematis merusak fondasi keutuhan NKRI," ujarnya.

PP Gekira menyatakan bahwa di tengah upaya bersama seluruh elemen bangsa dalam membangun dan menjaga stabilitas nasional di bawah kepemimpinan yang sah, tindakan spionase atau penyadapan ilegal itu merupakan pengkhianatan terhadap konstitusi.

Sehubungan dengan hal tersebut, DPP PP Gekira menyatakan sikap mengecam tindakan ilegal, yakni mengutuk segala bentuk upaya spionase, penyadapan atau peretasan terhadap komunikasi pimpinan tertinggi Negara Kesatuan Republik Indonesia oleh pihak manapun, baik dari dalam maupun luar negeri.

Mendesak penegakan hukum yang tegas dengan meminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Intelijen Negara (BIN) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengusut tuntas motif, aktor intelektual, dan jaringan di balik dugaan tindakan penyadapan ini secara transparan.

Selanjutnya, menilai sebagai ancaman makar, yakni memandang tindakan tersebut sebagai ancaman terhadap keamanan nasional yang mendekati unsur makar sehingga pelakunya harus ditindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

Terakhir, menyerukan kewaspadaan nasional dengan mengajak seluruh kader Gerindra di seluruh Indonesia serta masyarakat luas untuk tetap tenang, waspada, dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai narasi pecah belah yang dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

"PP Gekira berkomitmen untuk senantiasa mengawal dan mengamankan kebijakan serta kedaulatan pemerintah yang sah demi terjaganya keutuhan Pancasila, UUD 1945, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Charles.

Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Source: ANTARA · Benardy Ferdiansyah

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira