Hamilton, Kanada (ANTARA) - Lebih dari 1.000 pelanggan kehilangan aliran listrik pada Senin (2/11) di kawasan Foggy Bottom, Washington, DC, menyusul sebuah insiden di gardu listrik, menurut perusahaan penyedia listrik Pepco.
Pepco, yang memasok listrik ke ibu kota AS dan wilayah sekitarnya, menyatakan kepada saluran berita 7News bahwa sekitar 1.100 pelanggan terdampak oleh insiden di Gardu Listrik I Street milik mereka.
"Tim Pepco sedang berada di lokasi untuk menilai kondisi serta berupaya memulihkan aliran listrik dengan aman dan secepat mungkin," kata pihak perusahaan.
"Saat ini, penyebab kejadian tersebut masih dalam penyelidikan," tambahnya.
Pihak perusahaan menyatakan belum dapat memperkirakan waktu pemulihan listrik karena "situasi masih terus berkembang."
Mereka juga mengimbau "penduduk dan pengunjung untuk menjauhi area pengerjaan."
Departemen Pemadam Kebakaran dan Layanan Medis Darurat DC menyampaikan melalui akun X bahwa tim mereka menanggapi laporan adanya asap yang keluar dari sejumlah lubang akses bawah tanah di blok 1800, H Street NW.
Departemen tersebut menyebutkan bahwa personel Pepco telah berada di lokasi untuk menangani lonjakan listrik dan pemadaman di area tersebut.
Berdasarkan peta pemadaman listrik milik Pepco, terdapat 41 titik pemadaman yang terdampak pada 1.285 pelanggan di seluruh wilayah layanannya, yang secara total mencakup 917.954 pelanggan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Badai salju bikin listrik padam di AS, lebih 130.000 rumah terdampak
Baca juga: Badai salju dahsyat di AS sebabkan tiga orang tewas dan listrik padam
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Cindy Frishanti Octavia
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira