Jakarta (ANTARA) - Pabrikan otomotif asal China, GAC tengah menyiapkan senjata baru melalui kehadiran sedan elektrik Ray 7, yang diklaim dapat menempuh jarak hingga 702 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC.

CarnewsChina pada Rabu melaporkan bahwa Ray 7 ditawarkan dalam lima varian dengan rentang harga prapenjualan senilai 128.800 hingga 158.800 yuan dan prapenjualan kendaraan tersebut telah dibuka sejak 17 Oktober 2026.

Ray 7 mengusung desain sedan fastback dengan panjang 4.960 milimeter, lebar 1.900 milimeter, dan tinggi 1.455 milimeter.

Mobil listrik lima penumpang itu, memiliki jarak sumbu roda 2.920 milimeter dengan koefisien hambatan udara sekitar 0,22.

Baca juga: GAC jadi produsen China pertama kantongi pengakuan EU WLTP

Baca juga: Merek otomotif China perluas kehadirannya di Jawa Timur

Dari sisi teknologi, kendaraan tersebut dibekali 27 sensor untuk mendukung sistem bantuan berkendara. Perangkat itu mencakup LiDAR Huawei 192-line dan tiga radar gelombang milimeter 4D.

Sistem bantuan berkendara tersebut, menggunakan model yang dikembangkan dari teknologi Robotaxi Level 4 milik WeRide.

Fungsinya mencakup navigasi di lingkungan perkotaan yang kompleks, parkir otomatis, hingga kemampuan navigasi saat memasuki gerbang.

Pada bagian kabin, Ray 7 dilengkapi panel instrumen digital, layar sentuh tengah berukuran besar dengan desain mengambang, serta setir multifungsi tiga palang. Fitur lainnya meliputi kursi depan terintegrasi bergaya sport dan pengisian daya nirkabel untuk telepon pintar.

Untuk sektor penggerak, GAC Aion mengintegrasikan sistem motor listrik Huawei DriveONE dengan modul manajemen termal 28-in-1. Kombinasi tersebut menghasilkan konsumsi energi sebesar 9,7 kWh per 100 kilometer berdasarkan pengujian CLTC.

Ray 7 tersedia dengan dua pilihan jarak tempuh, yakni 530 kilometer dan 702 kilometer. Varian dengan jarak tempuh 530 kilometer menggunakan sel baterai Inpow, sedangkan versi 702 kilometer memakai sel baterai CATL. Keduanya menggunakan teknologi baterai lithium iron phosphate (LFP).

Di tengah persaingan pasar kendaraan listrik China, Ray 7 diposisikan pada segmen sedan listrik dengan harga yang relatif terjangkau dibandingkan sejumlah model sekelasnya.

GAC Aion mencatat penjualan 42.357 kendaraan pada Oktober 2026, meningkat 56,79 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya dan tumbuh 19,33 persen dibandingkan September 2026.

Baca juga: Aion UT catatkan penjualan sebanyak 2 ribu unit sepanjang 2026

Baca juga: Toyota dan produsen mobil China sepakat aliansi percepat elektrifikasi

Baca juga: GAC incar 50 persen saham FAW Toyota di China

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Source: ANTARA · Chairul Rohman

At a glance

Topic
World
Country
🇮🇩 ID
Publisher language
ID
Added to Allnira