Jakarta (ANTARA) - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani Nena Wea dan Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) menyatakan tidak mengerahkan aksi massa di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta, Rabu (28/10).
Keputusan tersebut diambil karena saat ini gerakan buruh tengah berkonsentrasi mengawal pembentukan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai aturan turunan Undang-Undang Pelindungan Ketenagakerjaan.
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dalam keterangan di Jakarta, Selasa mengatakan KSPSI AGN bersama KBPBI memilih memusatkan perhatian pada proses penyusunan aturan pelaksana agar substansi perlindungan pekerja dapat diimplementasikan secara optimal.
Meski tidak mengerahkan massa, Andi Gani menghormati hak mahasiswa dan masyarakat sipil yang turun ke jalan menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa.
"Saya memahami bahwa aksi unjuk rasa merupakan hak yang dijamin UU. Kami berharap aksi besok dapat berjalan tertib dan damai, terlebih bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda," katanya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta aksi menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menyusup untuk membuat kericuhan maupun merusak fasilitas publik.
Menurutnya, penyampaian aspirasi secara damai merupakan bagian penting dari demokrasi yang harus dijaga bersama.
"Jangan sampai tindakan segelintir orang justru mengganggu tujuan utama aksi," ujarnya.
Andi Gani mencontohkan aksi besar buruh pada 24 September 2026 lalu yang diikuti puluhan ribu buruh dari berbagai daerah dengan mengedepankan ketertiban dan mampu mendorong tercapainya hasil yang diharapkan.
"Aspirasi tetap tersampaikan dan perjuangan buruh juga membuahkan hasil dengan diakomodasinya tuntutan dalam UU Pelindungan Ketenagakerjaan," kata dia.
Untuk itu, Andi Gani mengharapkan aksi mahasiswa dan elemen masyarakat sipil pada 28 Oktober dapat berlangsung aman tanpa gangguan yang berpotensi merugikan masyarakat luas.
Baca juga: KSPN imbau aksi mahasiswa 28 Oktober pedomani semangat persatuan
Baca juga: KSPSI harap aksi mahasiswa 28 Oktober dilakukan dengan tertib
Pewarta: Benardy Ferdiansyah
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Benardy Ferdiansyah
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira