Jakarta (ANTARA) - Film Indonesia berjudul "Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?" mengadaptasi buku "Lagi Probation" yang ditulis oleh praktisi Human Resources (HR) Samuel Ray.
Film karya sutradara Archie Hekagery itu akan ditayangkan di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026.
“Saya tidak pernah menyangka bisa sampai ada di titik ini. Membayangkan pun tidak berani, karena saya tahu banyak yang saya tulis juga ada keterbatasannya sebagai HR Manager, tidak semua ilmu HR saya tahu, jadi saya membagikan apa yang saya tahu,” kata penulis buku "Lagi Probation" Samuel Ray dalam siaran pers rumah produksi BASE Entertainment di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Samuel Ray: Kaum muda perlu tahu risiko sebelum pilih produk keuangan
Samuel Ray menuangkan pengalamannya dalam meniti karier hingga saat ini dalam bukunya. Bertemu dengan banyak calon kandidat pekerja dan kerap membagikan ilmu serta pengalamannya di media sosial, membuat praktisi HR itu tersadar banyak para pekerja muda dilanda kecemasan.
Kecemasan tersebut terjadi karena terkadang ditemukan bahwa mereka merasa galau dengan pekerjaan pertama yang tak sesuai. Atau bahkan mereka harus menjalani masa percobaan (probation) demi pekerjaan.
Namun, justru cerita tersebut membuat Sam tersadar bahwa pekerjaan pertama memang tak menjadi penentu nilai diri.
Baca juga: Frugal living, jalan bebaskan diri dari serangan konsumtivisme
Dan ia berefleksi, apa pun yang bisa dicoba, jangan takut untuk mencobanya. Sam pun demikian, dari berkarier sebagai pekerja kantoran, lalu menjadi penulis, kreator konten, lalu kini bukunya diadaptasi ke film.
“Saya 11 tahun (bekerja di) korporat, sebelum akhirnya resign. Dulu waktu awal mulai, kerja di bank Jepang. Ya akhirnya, along the years, menyadari bahwa kerja itu mengejar sesuatu. Setiap musim hidup pasti ada bedanya. Usia 20-an mengejar prestise, title di kartu nama. Kalau sudah manajer, beda rasanya kalau ngasih kartu nama. Tapi sekarang mungkin sudah masuk 30-an akhir, ngejar balance. Balance dan aktualisasi diri,” cerita Sam.
Baca juga: Film “Believe” jadi sarana bangun nasionalisme di dunia kerja
Film "Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?" merefleksikan nilai-nilai yang ditulis Sam di bukunya. Mulai dari persaingan di dunia kerja, nilai-nilai pantang menyerah, dan potret realitas kehidupan warga Jakarta dalam mencari kerja.
“Bukunya banyak berbicara tentang kerja keras dan pantang menyerah. Masa probation itu kan kalau kita anggap dalam karier itu tiga bulan yang serba tidak pasti. Apa pun bisa terjadi. Bisa lulus probation, bisa tidak lulus, bisa pindah ke tempat lain. Film ini adalah perjuangan teman-teman pekerja dan pencari kerja,” ujar Sam.
Baca juga: Sutradara hadirkan sentuhan lokal di "What’s Up with Secretary Kim?"
“Salah satu yang juga bisa kita refleksikan adalah bagaimana kita harus coba aja terus,” tambah Sam.
Film "Lagi Probation: Kerja Ngejar Apa Sih?" diproduseri oleh Shanty Harmayn dan Aoura Lovenson Chandra.
Film tersebut dibintangi oleh Aurora Ribero, Rey Bong, Gabriella Ekaputri, Daffa Wardhana, Arafah Rianti, dan Lutfi Afansyah.
Baca juga: Film adaptasi "Business Proposal" akan ditayangkan Februari 2025
Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
Source: ANTARA · Abdu Faisal
At a glance
- Topic
- World
- Country
- 🇮🇩 ID
- Publisher language
- ID
- Added to Allnira